Lima Kebiasaan Ini Bikin Cat Mobil Cepat Kusam dan Rusak

Lima Kebiasaan Ini Bikin Cat Mobil Cepat Kusam dan Rusak

Panas sinar matahari ini bisa merusak cat pada bodi mobil dalam jangka panjang.--

BENGKULUEKSPRESS.COM - Kusamnya cat mobil bisa juga dikarenakan hal-hal sepele. Padahal, bila kebiasaan-kebiasaan ini tak dilakukan, tampilan cat mobil bisa lebih awet dan tidak cepat kusam.Ada banyak faktor yang bisa merusak tampilan cat pada mobil. Salah satunya adalah beberapa kebiasaan yang mungkin tak disadari oleh pemilik mobil. Bila kebiasaan ini sering dilakukan, warna cat mobil perlahan akan kusam hingga pudar.Lalu, apa saja kebiasaan-kebiasaan tersebut? Berikut penjabaran selengkapnya.

BACA JUGA:Jangan Panik dan Tetap Tenang! Begini Cara Mengatasi Rem Mobil Blong

Parkir di tempat terbuka
Memarkir mobil di tempat terbuka akan membuat bodi mobil terpapar sinar matahari. Panas sinar matahari ini bisa merusak cat pada bodi mobil dalam jangka panjang.

BACA JUGA:Dibanderol Harga Rp1,4 Miliar, BMW iX1 Resmi Meluncur di Indonesia

Apalagi jika terjadi perubahan suhu ekstrem dari yang tadinya panas menjadi dingin karena turun hujan. Perubahan suhu secara drastis akan menyebabkan cat pada bodi mobil jadi lebih cepat rusak. Jika kondisi ini terjadi berulang-ulang maka kerusakannya bisa semakin parah.

Pakai cover anti air
Kebiasaan memakai cover anti air ternyata tak begitu dianjurkan. Ini karena cover yang tahan air biasanya akan menahan lembab antara cover dan permukaan bodi mobil.



Situasi ini merupakan suhu ideal bagi timbulnya jamur. Saat jamur tumbuh di permukaan bodi mobil, maka cat bisa mengalami kerusakan. Sebenarnya tak masalah jika ingin memakai selimut yang tahan air. Namun pastikan bahwa selimut tersebut benar-benar dalam kondisi kering sebelum dipakai. Ini akan menurunkan potensi tumbuhnya jamur di permukaan bodi mobil.

BACA JUGA:Pengguna Wajib Tahu, Ini Fakta Sebenarnya Tentang Shopee PayLater

Parkir di bawah pohon
Pemilik mobil memarkirkan kendaraannya di bawah pohon biasanya karena lokasinya teduh dan tak terpapar sinar matahari langsung. Meski begitu, berada di bawah pohon juga berpotensi kejatuhan daun-daun maupun ranting. Selain itu, ada risiko terkena getah dari pohon itu sendiri. Belum ditambah kotoran yang jatuh dari hewan seperti burung yang kebetulang sedang berada di atas pohon.Getah maupun kotoran burung ini akan meninggalkan bekas noda membandel pada bodi mobil yang berpotensi merusak lapisan cat.

BACA JUGA:Biar Tahu! Ini Ukuran Garasi Mobil Ideal Untuk Dibuat di Rumah

Menggunakan lap kotor
Ini termasuk kebiasaan yang mungkin sering dilakukan namun tak disadari oleh pemilik mobil. Contoh sederhananya, mengelap bodi mobil menggunakan lap yang sama untuk mengelap bagian velg. Lap pada bagian velg biasanya meninggalkan debu dan partikel kasar. Bila dilap ke bagian bodi, justru bisa meninggalkan goresan dan merusak lapisan cat.Itu sebabnya, lap mobil sebaiknya dibedakan untuk bagian roda dan untuk bodi guna mencegah potensi seperti ini. (**)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: