Temui BWS Sumatera VII, Dinas PUPR Mukomuko Upayakan Irigasi Manjuto Kanan Dibangun Permanen

Temui BWS Sumatera VII, Dinas PUPR Mukomuko Upayakan Irigasi Manjuto Kanan Dibangun Permanen

Kadis PUPR Mukomuko, Apriansyah, ST., MT pada hari Selasa 12 Desember 2023 langsung menemui pihak Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatra VII kordinasi sekaligus menyampaikan usulan pembangunan permanen irigasi Bendung Majunto yang jebol.-(foto: istimewa)-

BENGKULUEKSPRESS.COM - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mukomuko, melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) berupaya agar irigasi utama Bedung Manjuto sayap kanan dibangun permanen pasca jebol beberapa pekan yang lalu di Desa Lalang luas, Kecamatan V Koto.  

Kadis PUPR Mukomuko, Apriansyah, ST, MT pada hari Selasa 12 Desember 2023 langsung menemui pihak Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera VII kordinasi sekaligus menyampaikan usulan pembangunan permanen irigasi yang jebol tersebut. 

Kata Apriansyah, keberadaan irigasi sayap kanan sangat vital bagi masyarakat Lubuk Pinang, khususnya bagi petani sawah. 

Sebab, irigasi tersebut menjadi sumber pengairan sawah petani di wilayah Kecamatan Lubuk Pinang, khususnya petani di Desa Sumber Makmur SP8


Kadis PUPR Mukomuko, Apriansyah, ST., MT pada hari Selasa 12 Desember 2023 langsung menemui pihak Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatra VII kordinasi sekaligus menyampaikan usulan pembangunan permanen irigasi Bendung Majunto yang jebol -(foto: istimewa)-

BACA JUGA:Sinergitas, Pemkab Mukomuko Apresiasi Kegiatan yang Dilaksnakan Kodim 0428

"Kita berkoordinasi dengan pihak BWS Sumatera VII, agar irigasi yang kemarin jebol bida dibangun permanen. Respon pihak BWS Sumatera VII sangat baik," sampai Apriansyah. 

Kadis PUPR mengungkapkan, saat ini pembangunan permanen irigasi Bendung Manjuto sayap kanan yang jebol di Desa Lalang Luas itu sudah masuk tahap perencanaan. 

"Semoga saja, pada tahun 2024 mendatang, pihak BWS Sumatera VII bisa merealisasikan pembangunannya. Kita Pemkab Mukomuko siap mendukung BWSS VII," ujar Apriansyah. 

Ditambahkannya, pasca jebol, pihak BWS Sumatera VII bersama jajaran Dinas PUPR langsung mengambil langkah cepat. 

BWS Sumatera VII langsung melakukan tindakan darurat dengan memperbaiki irigasi yang bersifat sementara atau darurat. Itu dilakukan agar air dapat mengalir cepat, dan ratusan hektar sawah petani yang sudah ditanami padi tidak terancam gagal panen. 

BACA JUGA:Pembangunan Jembatan SP10 - Lubuk Sanai Tuntas, Pemkab Mukomuko Ajak Rawat Bersama

"Tempo kurang lebih 20 hari, pekerjaan irigasi darurat tuntas, air sudah kembali mengalir ke sawah para petani. Langkah selanjutnya kita upayakan agar irigasi yang jebol kemarin bisa dibangun permanen," demikian Kadis PUPR.(end/adv)

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: