Bupati Lebong Cek Kesiapan Penanganan Bencana Pimpin Apel Siaga Bencana

Bupati Lebong Cek Kesiapan Penanganan Bencana Pimpin Apel Siaga Bencana

Bupati Lebong Kopli Ansori, didampingi Wabup, Dandim 0409 RL, Kajari, Sekda, Kabagops Polres Lebong serta tamu undangan, ketima memeriksa kesiapan personil dan peralatan dalam menanggulangi bencana.-(Erick VD)-

BENGKULUEKSPRESS.COM - Bupati Lebong Kopli Ansori secara langsung memimpin apel siaga bencana, untuk melihat kesiapan alat atau sarana dan prasarana serta Sumbar Daya Manusia (SDM) yang ada di Kabupaten Lebong, jika musibah bencana terjadi.

Apel dilaksanakan di lapangan upacara rumah dinas Bupati Lebong, Jumat (31/03/2023).

Hal ini mengingat telah terdeteksi kemunculan siklon tropis herman di Samudra Hindia yang dapat meningkatkan surah hujan dan berpotensi mengakibatkan bencana banjir bandang, tanah longsor dan angin kencang dan bencana itu menjadi langganan Kabupaten Lebong.

Dalam sampaiannya, Bupati Lebong Kopli Ansori mengatakan bahwa tidak dipungkiri bahwa Kabupaten Lebong memiliki giografis yang potensi bencana alam seperti banjir dan tanah longsor bahkan angin kencang sering terjadi bahkan beberapa hari terakhir sudah terjadi. 

"Kurun waktu beberapa hari terakhir, banjir dan tanah longsor disertai angin kencang melanda Lebong," sampainya.

BACA JUGA:Pemkab Lebong Serahkan Proposal Hibah Mobil PBK ke Kemendagri

BACA JUGA:Puncak HUT Lebong Dimeriahkan Pasha Ungu dan Rara Lida

Ditambahkan Bupati, untuk mengantisipasi musibah yang terus melanda saat ini, maka semua pihak baik itu dari Pemkab Lebong, intansi vertikal, dunia usaha, relawan serta masyarakat Lebong untuk bisa selalu waspada dan selalu meningkatkan kesiapsiagaan serta penanganan pada kejadian bencana maupun panca bencana.

"Semua harus terlibat dan saya yakin kita semua bisa mengatasinya," ucap Bupati.

Lanjut Bupati, jika hanya mengandalkan tim yang telah terbentuk (dari Pemkab, TNI-Polri, relawan) untuk bergerak, sementara masyarakat tidak ada kepedulian untuk ikut andil. Maka bencana yang menimpa akan susah teratasi.

Dalam penanganan penanggulangan bencana, maka kawasan yang berpotensi atau sering terjadi musibah bencana alam, nantinya akan disosialisasikan kepada masyarakatnya apa yang harus dilakukan, baik itu mulai dari pencegahan hingga penanganan, sebelum petugas atau tim tiba di lokasi bencana.

"Itu yang kita harapkan kepada masyarakat," pintanya.

Sementara itu, Bupati juga meminta kepada tim penanganan bencana alam yang ada, agar bisa selalu tetap siaga baik fisik maupun mental, hingga sarana dan prasarana pendukung dalam penanggulangan bencana alam.

"Saya sudah ingatkan untuk peralatan harus tetap siap dan langsung bergerak ketika ada musibah," perintahnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: