Grup Bakrie Bakal Investasi di Bengkulu, Pengembangan Kawasan Pelabuhan

Grup Bakrie Bakal Investasi di Bengkulu, Pengembangan Kawasan Pelabuhan

INVESTASI: Pemprov Bengkulu dan PT Pelindo II menggelar rapat dengan PT Apca Tirta Engineering membahas pengembangan pelabuhan terintegrasi dan kawasan industri di Pelabuhan Pulau Baai, Rabu (15/2).-(foto: eko putra membara/bengkuluekspress.disway.id)-

BENGKULUEKSPRESS.COM - PT Apca Tirta Engineering memilih Provinsi Bengkulu sebagai tempat berinvestasi. Rencananya, anak perusahaan Grup Bakrie milik Aburizal Bakrie dan Paramount Group milik Elizabeth Sindoro, salah satu perempuan terkaya di Indonesia tersebut berinvestasi sekitar Rp 400 miliar. Investasi yang dikembangkan semuanya di kawasan Pelabuhan Pulau Baai Bengkulu. 

Deputi General Manager Komersial PT Pelindo Regional II Bengkulu, Cecep Taswandi mengatakan, PT Apca Tirta Engineering akan mengembangkan kawasan industri di Pelabuhan Pulau Baai Bengkulu. 

"PT Apca Tirta Engineering ada misi. Misinya itu kawasan industri yang terintegrasi dengan pelabuhan," kata Cecep kepada BE, usai rapat Pemprov dengan PT Apca Tirta Engineering tentang  proyek pengembangan pelabuhan terintegrasi dan kawasan industri di Pelabuhan Pelindo, di Ruang Rapat Melati Biro Umum Setdaprov Bengkulu, kemarin (15/2).

Dijelaskannya, investasi yang terintegrasi dengan pelabuhan yang dikembangkan oleh PT Apca Tirta Engineering tersebut akan digarap dengan serius. Ada tiga investasi yang bakal dilakukan, yakni meningkatkan sarana dan prasarana terminal curah kering batu bara menjadi 7,5 juta ton per tahun. 

BACA JUGA:Biaya Haji Rp 49,8 Juta, CJH 2020 Lunas Tunda Tidak Dibebani Biaya Tambahan

BACA JUGA:Optimalkan Layanan MPP, Disdukcapil Bengkulu Tengah Usulkan Pengadaan Alat

Kemudian pengembangan dan pengelolaan kawasan industri terintegrasi berserta manajemen logistik di kawasan Pelindo. Termasuk berinvestasi untuk pengendalian kedalaman aliran, demi menjamin keberlangsungan operasi pelabuhan. 

"Investasi yang  terintegrasi dengan pelabuhan itu akan membuat biaya logistik bagi pengusahaan bisa lebih cepat dan murah," tuturnya. 

PT Apca Tirta Engineering, menurut Cecep, sudah disiapkan lahan di kawasan industri itu sekitar 75 hektare. Lahan itu bisa digunakan sesuai dengan kebutuhan investasi sebesar Rp 400 miliar. 

"Pelindo sangat mendukung keinginan investor masuk berinvestasi di Bengkulu," tambah Cecep.

Meski demikian, Cecep berharap Pemerintah Daerah bisa mendukung penuh invetasi masuk. Khususnya untuk tata ruang kota. Karena selama ini, tata ruang menjadi polemik ketika investasi masuk. 

"Kolaborasi dengan Pemda sangat penting. Apalagi dalam perjanjian kerja sama nanti. Karena Pelindo itu bisa mengembangkan binisnya ketika didukung penuh oleh Pemda," ujarnya. 

Cecep mengatakan, PT Apca Tirta Engineering sudah lama ingin berinvestasi di Bengkulu. Sejak satu tahun lalu mulai menjajaki investasi sejak acara Bengkulu Investasi Forum yang selenggarakan Bank Indonesia di Jakarta. 

"PT Apca sedang meminta dukungan, agar investasi yang akan ditanamkan itu bisa lancar tanpa ada rintangan," pungkas Cecep.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: