TENTANG DIA (SERI 2)
Dr. Alfarabi, M.A-IST-
‘Nih pegang dulu, makannya tunggu adzhan’
‘Iya, tau’
Saat orang-orang mulai sibuk mengambil minuman kala adzhan magrib berkumandang, Winan melihat kanan kiri sebelum menyantap makanan di tangannya. Matanya masih sibuk memandangi wajah-wajah ceria orang berbuka puasa. Makanannya hanya digigit sesekali. Ia lebih larut dalam suasana.
‘Winan, aku magriban dulu ya. Gak enak udah depan masjid gak shalat’, Winan memandangku bingung, lalu
‘Oh Ok, aku tunggu sini ya’
‘Gak usah, ikut aja’
‘Yakin ngajak aku’, matanya menatapku ragu
‘Iya gak apa, dulu aku juga pernah lihat bule masuk, kayaknya gak apa, lagian emang mukamu kelihatan gak Islam? Udah gak apa, yuk ah.., masa di sini sendirian’
‘Abi, aku belum pernah masuk masjid’
‘Ya udah, pengalaman pertama nih’
‘Abi..’
‘Eh, Itu rumah Tuhan lagi’
Winan masih menatapku, ia tak beranjak dari duduknya
‘Tar di belakang banyak juga orang yang duduk nunggu. Nanti kamu duduk aja di sana’
Ia berdiri dan melangkah di sampingku dengan ragu.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
