Banner HONDA

Penataan DDTS Dimulai, Kawasan Wisata Ikonik Bengkulu Bersolek Jadi Destinasi Modern

Penataan DDTS Dimulai, Kawasan Wisata Ikonik Bengkulu Bersolek Jadi Destinasi Modern

Penataan DDTS Dimulai, Kawasan Wisata Ikonik Bengkulu Bersolek Jadi Destinasi Modern--

BENGKULUEKSPRESS.COM – Upaya menghadirkan wajah baru sektor pariwisata terus dilakukan Pemerintah Kota Bengkulu. Salah satu langkah strategis yang kini mulai direalisasikan adalah pembangunan dan penataan kawasan wisata Danau Dendam Tak Sudah (DDTS), yang digadang-gadang menjadi salah satu destinasi unggulan di Provinsi Bengkulu.

Proyek penataan tersebut telah resmi memasuki tahap pelaksanaan fisik. Kawasan danau akan ditata secara menyeluruh untuk menghadirkan lingkungan wisata yang lebih tertib, nyaman, dan menarik bagi masyarakat maupun wisatawan yang berkunjung.

Untuk mendukung pembangunan tahap awal, Pemerintah Provinsi Bengkulu telah menyerahkan lahan seluas lima hektare kepada Kementerian Pekerjaan Umum. Pada tahap pertama ini, pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar Rp35 miliar dari total nilai proyek yang mencapai Rp100 miliar.

Pekerjaan konstruksi telah dimulai sejak 21 Mei 2026 dan dijadwalkan selesai pada 31 Desember 2026 dengan masa pelaksanaan selama 225 hari kalender. 

Selama proses pembangunan berlangsung, area yang masuk dalam zona proyek akan ditutup sementara guna menjamin keselamatan masyarakat serta mendukung kelancaran pekerjaan di lapangan.

BACA JUGA:Tekan Pengeluaran BBM, Astra Honda Motor Bagikan Panduan Cerdas Berkendara Irit Lewat Fitur Eco Riding

BACA JUGA:Persempit Ruang Gerak Pelaku Kejahatan, Tim URC Gurita 88 Polres Kaur Gencarkan Patroli Malam

Penataan kawasan DDTS tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga diarahkan untuk menciptakan kawasan wisata terpadu yang mampu menjadi ruang publik, pusat kegiatan budaya, hingga lokasi penyelenggaraan berbagai event masyarakat Bengkulu.

Sebelum pekerjaan dimulai, pemerintah melalui pihak kecamatan dan kelurahan telah melakukan sosialisasi kepada para pedagang yang selama ini beraktivitas di sekitar kawasan danau. 

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan proses penataan berjalan lancar serta menjaga kondusivitas di tengah masyarakat.

Melalui penataan ini, wajah Danau Dendam Tak Sudah akan mengalami perubahan signifikan. Ke depan, area tepian danau akan ditata lebih terbuka sehingga pengunjung dapat menikmati panorama alam secara lebih leluasa tanpa terhalang bangunan-bangunan semi permanen yang selama ini berdiri di sepanjang bibir danau.

Selain meningkatkan estetika kawasan, kebijakan tersebut juga bertujuan memberikan akses yang lebih nyaman bagi wisatawan. Pengunjung nantinya dapat menikmati keindahan danau tanpa harus mengeluarkan biaya tambahan hanya untuk mendapatkan tempat bersantai atau menikmati pemandangan.

Meski demikian, pemerintah memastikan penataan ini tidak mengabaikan keberlangsungan usaha masyarakat. Para pelaku UMKM yang selama ini berjualan di sekitar kawasan danau akan difasilitasi melalui penyediaan area usaha khusus yang lebih tertata dan representatif.

Wali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi, menegaskan bahwa penataan Danau Dendam Tak Sudah dilakukan untuk mengembalikan fungsi kawasan sebagai ruang wisata publik yang dapat dinikmati seluruh masyarakat.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: