Nelayan Diminta Waspada Cuaca Ekstrem, DKP Bengkulu Imbau Tak Melaut Terlalu Jauh
Wil Hopi--
BENGKULUEKSPRESS.COM – Para nelayan di wilayah pesisir Kota Bengkulu diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat terjadi pada November hingga Desember.
Imbauan ini disampaikan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kota Bengkulu, Wil Hopi, sebagai langkah antisipasi terhadap risiko kecelakaan saat melaut.
Wil Hopi menjelaskan bahwa periode pancaroba pada akhir tahun biasanya ditandai kondisi cuaca yang tidak menentu. Hujan deras, angin kencang, dan gelombang tinggi kerap muncul tiba-tiba sehingga dapat membahayakan aktivitas nelayan di laut.
“Di bulan November dan Desember ini memang cuaca agak tinggi. Kami selalu berharap para nelayan berhati-hati saat melaut karena cuaca saat ini tidak menentu. Kadang hujan, berhenti sebentar, lalu datang lagi,” ujarnya.
BACA JUGA:Pemkot Bengkulu Target Masuk 3 Besar IGA 2025
BACA JUGA:Pemkot Bengkulu Lanjutkan Pengaspalan Ratusan Ruas Jalan untuk 2026
DKP mengimbau agar nelayan tidak melaut terlalu jauh ketika kondisi cuaca tidak stabil. Selain itu, pemeriksaan kapal atau perahu sebelum digunakan juga wajib dilakukan, termasuk memastikan mesin berfungsi dengan baik.
Ia juga menegaskan pentingnya keselamatan pribadi dengan selalu mengenakan life jacket, membawa alat navigasi, serta memantau prakiraan cuaca sebelum berlayar.
Langkah-langkah tersebut dinilai penting sebagai upaya pencegahan terhadap kemungkinan terjadinya kecelakaan.
“Keselamatan adalah yang utama. Kami ingin para nelayan tetap dapat beraktivitas, tetapi dengan persiapan matang dan kewaspadaan tinggi,” tambahnya.
Dengan imbauan ini, pemerintah berharap aktivitas penangkapan ikan tetap berjalan namun tetap mengutamakan keamanan selama periode cuaca ekstrem berlangsung. (*)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

