Waspada! Begini Cara Membedakan Benjolan Payudara Normal dan Tidak

Benjolan payudara dapat disebabkan oleh beberapa hal. Mulai dari kista payudara, fibrokistik, fibroadenoma, cedera dan infeksi, hingga kanker payudara.--
BACA JUGA:Ini Dia Tradisi Unik Khas Indonesia yang Menggunakan Hewan
1. Mammogram
Mammogram adalah rontgen payudara yang membantu mengidentifikasi kelainan payudara. Mammogram diagnostik dapat dibandingkan dengan mammogram skrining sebelumnya, jika tersedia, untuk melihat bagaimana jaringan payudara telah berubah.
2. USG
Ultrasonografi atau USG adalah prosedur non-invasif tanpa rasa sakit yang menggunakan gelombang suara untuk menghasilkan gambar payudara Ibu.
3. Pencitraan Resonansi Magnetik (MRI)
Tes ini menggunakan medan magnet dan gelombang radio untuk mengambil gambar detail payudara Ibu.
BACA JUGA:Ingin Urusan Dunia dan Akhirat Dimudahkan, Amalkan Doa Berikut Ini
4. Aspirasi Jarum Halus
Cairan dari benjolan payudara bisa dikeluarkan dengan jarum. Dalam beberapa kasus, ultrasound digunakan untuk memandu jarum. Kista non-kanker hilang ketika cairan dikeluarkan. Jika cairannya berdarah atau keruh, sampel akan dianalisis oleh laboratorium untuk mendeteksi kemungkinan adanya sel kanker.
5. Biopsi
Biopsi merupakan prosedur untuk mengambil sampel jaringan untuk dianalisis di bawah mikroskop. Ada beberapa jenis biopsi payudara, seperti biopsi jarum inti, biopsi stereotaktik, biopsi dengan bantuan vakum, dan biopsi bedah. Jadi, mulai sekarang sebaiknya Ibu tetap tenang ketika menemukan adanya benjolan payudara. Untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, sebaiknya Ibu segera berkonsultasi pada dokter. Semoga sehat selalu. (**)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: