Walikota Dedy Wahyudi Benahi Wajah Bengkulu, Pasar hingga Jembatan Jadi Fokus Utama
Walikota Dedy Wahyudi Benahi Wajah Bengkulu, Pasar hingga Jembatan Jadi Fokus Utama-IST-
BENGKULUEKSPRESS.COM – Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi menegaskan komitmen Pemerintah Kota Bengkulu untuk terus menata wajah kota secara menyeluruh.
Penataan ini menyasar berbagai sektor strategis, mulai dari pasar tradisional, infrastruktur, hingga kawasan wisata, demi mewujudkan Kota Bengkulu yang bersih, indah, aman, dan nyaman bagi masyarakat maupun wisatawan.
Menurut Dedy, pembenahan wajah kota dimulai dari hal-hal mendasar yang langsung dirasakan warga. Salah satunya adalah peningkatan kebersihan dan keindahan pasar serta optimalisasi penerangan di sudut-sudut kota yang selama ini masih minim cahaya.
“Penataan wajah kota kita mulai dari pasar, kebersihannya, keindahannya, termasuk juga penerangan. Sekarang titik-titik kota yang sebelumnya gelap, seperti jembatan, sudah kita terangkan,” ujar Dedy.
Meski demikian, ia mengakui masih terdapat tantangan di lapangan. Kasus pencurian lampu penerangan jalan di sejumlah jembatan menjadi pekerjaan rumah yang terus dihadapi Pemkot Bengkulu.
Namun, hal tersebut tidak menyurutkan komitmen pemerintah untuk memastikan seluruh jembatan dan ruas jalan strategis tetap terang dan aman, khususnya pada malam hari.
BACA JUGA:2026 Bengkulu Ditargetkan Jadi Kota Wisata, Masjid Apung Disiapkan Jadi Ikon Baru
BACA JUGA:Mayat Remaja di Muara Pasar Bengkulu Teridentifikasi, Polisi Tunggu Hasil Autopsi
Selain penerangan, penataan pasar menjadi prioritas utama Pemkot Bengkulu. Saat ini, pembenahan tengah dilakukan di Pasar Minggu, Pasar Panorama, dan Pasar Barukoto. Untuk Pasar Barukoto, penataan dilakukan secara bertahap dan akan dilanjutkan pada tahun 2026 menyesuaikan dengan ketersediaan anggaran.
“Barukoto 1 dan Barukoto 2 kita targetkan menjadi pasar yang nyaman bagi pedagang dan pembeli. Ini memang belum selesai, dan tahun 2026 akan kita lanjutkan,” jelasnya.
Dedy juga menegaskan pentingnya ketertiban di kawasan pasar, khususnya di Pasar Minggu. Ia memastikan tidak ada lagi aktivitas jual beli di badan jalan maupun area terlarang. Seluruh pedagang diminta memanfaatkan fasilitas pasar yang telah disediakan.
“Di dalam pasar tempatnya ada dan cukup. Kalau dagangannya bagus, orang pasti mau masuk,” tegas Dedy.
Dengan penataan yang konsisten dan berkelanjutan, Pemkot Bengkulu menargetkan pasar-pasar tradisional, termasuk Pasar Panorama, dapat menjadi kawasan perdagangan yang rapi, bersih, dan nyaman.
Upaya ini sejalan dengan visi besar menjadikan Kota Bengkulu sebagai kota yang tertata, ramah, dan semakin menarik bagi semua kalangan. (*)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:



