Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi Perkenalkan kawasan Belungguk Point sebagai Kampung Digital
"Zaman Digital, Cik!" Walikota Dedy Wahyudi Sulap Belungguk Point Jadi Kampung Digital Pertama di Bengkulu-IST-
BENGKULUEKSPRESS.COM - Kota Bengkulu selangkah lebih maju dalam transformasi teknologi. Wali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi, resmi memperkenalkan kawasan Belungguk Point sebagai Kampung Digital. Kawasan ini diproyeksikan menjadi kiblat baru ekosistem ekonomi modern yang serba non-tunai dan transparan.
Dalam sosialisasi terbarunya, Dedy mengajak warga untuk mulai meninggalkan kebiasaan membawa uang tunai fisik dan beralih ke transaksi digital yang lebih praktis.
"Zaman digital, Cik. Belanjo nyo idak pakai pitis (uang tunai), jadi pakai QRIS," seloroh Dedy dengan logat khas Bengkulu yang kental, Jumat (26/12/2025).
Tak hanya untuk urusan jajan dan belanja UMKM, sistem digitalisasi ini juga bakal merambah ke sektor perparkiran. Pembayaran parkir di Belungguk Point nantinya diarahkan menggunakan QRIS atau e-money guna mencegah kebocoran retribusi daerah.
Meski mendorong penuh sistem cashless, Dedy menjamin kebijakan ini tidak akan menyulitkan warga yang belum memiliki akses dompet digital. Pembayaran tunai tetap dilayani selama masa transisi.
"Kalu dak punyo QRIS? Masi buli pakai pitis. Asal ado pitis e (Kalau tidak punya QRIS? Masih boleh pakai uang cash. Asal ada uangnya)," tambahnya sembari bercanda.
BACA JUGA:BPBD Siapkan Toilet Portable di Belungguk Point
BACA JUGA:500 Pemain Dol Bakal Guncang Peresmian 'Belungguk Point' di Bengkulu
Jajanan UMKM Dipantau Ketat BPOM
Selain canggih secara teknologi, Belungguk Point juga menjanjikan keamanan konsumsi. Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Bengkulu memastikan akan turun tangan mengawasi produk kuliner yang dijual oleh pelaku UMKM di kawasan tersebut.
Kepala BPOM Bengkulu, Kodon Tarigan, S.Si., Apt, menekankan agar pedagang menerapkan lima langkah kunci keamanan pangan, termasuk memasak dengan suhu minimal 75 derajat Celsius dan menjaga kebersihan air baku.
"Langkah-langkah ini sangat penting untuk menghindari kontaminasi bakteri dan memastikan masyarakat mendapatkan produk yang sehat," tegas Kodon.
BPOM juga mengimbau warga yang berkunjung ke Belungguk Point untuk menjadi konsumen cerdas dengan menerapkan Cek KLIK (Kemasan, Label, Izin Edar, dan Kedaluwarsa) sebelum membeli produk makanan.
Sinergi antara Pemkot Bengkulu dan BPOM ini diharapkan menjadikan Belungguk Point sebagai destinasi wisata digital yang tidak hanya modern, tapi juga aman dan sehat bagi seluruh lapisan masyarakat.(**)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:



