Cuaca Tambah Panas! BMKG Warning Hari Ini Sinar UV Ekstrem

Cuaca Tambah Panas! BMKG Warning Hari Ini Sinar UV Ekstrem

bmkg sinar uv--

BENGKULUEKSPRESS.COM - Masyarakat Indonesia di berbagai wilayah kini mengeluhkan suhu yang lebih panas dibandingkan biasanya sejak kemarin, Senin (24/4/2023).

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menjelaskan, penyebab utama panasnya suhu di Indonesia yakni dinamika atmosfer yang tidak biasa, dibarengi gelombang panas wilayah Asia.

BMKG lebih lanjut memaparkan prediksinya perihal cuaca hari ini, Selasa (25/4). Dalam unggahan di akun Instagram @infobmkg, terlihat sejumlah wilayah bakal berada pada level low (risiko bahaya rendah), moderate (risiko bahaya sedang), high (risiko bahaya tinggi), dan very high (risiko bahaya sangat tinggi) pada pukul 09.00 WIB.

Berlanjut pada pukul 10.00 WIB dan 11.00 WIB, wilayah-wilayah di Indonesia 'diwarnai' level moderate, high, very high, dan ekstrem (risiko berbahaya sangat ekstrem).

BACA JUGA:Waspada Daerah ini Terkena Cuaca Panas Ekstrem, Cek Data Suhu BMKG 22-23 April

BACA JUGA:Bukan Hanya Indonesia, Negara-Negara Ini Terkena Cuaca Panas Ekstrem: Aspal Sampai Meleleh

Pada wilayah dengan level tertinggi yakni ekstrem, diperlukan tindakan perlindungan untuk area kulit dan mata lantaran paparan matahari tanpa pelindung berada di tingkat bahaya ekstrem.

Selain itu, masyarakat diimbau untuk menghindari paparan sinar matahari pukul 10 pagi hingga 4 sore, berada di tempat teduh saat matahari terik siang hari, serta mengenakan pakaian pelindung dari paparan matahari seperti topi lebar dan kacamata hitam penghalang sinar UV saat berada di luar ruangan.

Sementara itu Sinar Ultraviolet (UV) kategori ekstrem hari ini, Selasa (25/4/2023), akan melanda sebagian besar wilayah Indonesia. Terutama di kawasan Timur dan Tengah. Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) meminta masyarakat untuk tidak panik dan tetap waspada.

"Masyarakat disarankan agar tidak perlu panik menyikapi informasi UV harian tersebut, serta mengikuti dan melaksanakan himbauan respon bersesuaian yang dapat dilakukan untuk masingmasing kategori index UV, seperti menggunakan perangkat pelindung atau tabir surya apabila melakukan aktivitas di luar ruangan," ungkap Kepala BMKG Dwikorita Karnawati dalam keterangannya, Selasa (25/4/2023).

BACA JUGA:Cerita Ariel Noah Mudik Naik Motor: Pergi Pakai Honda CT125 Pulang Tunggangi BMW G310GS

BACA JUGA:INFO PEMUDIK! Polri Rilis Daftar dan Jadwal One Way, Contra Flow dan Ganjil Genap Arus Balik Lebaran

Dwikorita menjelaskan kondisi suhu udara yang panas juga dikaitkan dengan fluktuasi radiasi ultraviolet (UV) dari sinar matahari. Besar kecilnya radiasi UV yang mencapai permukaan bumi memiliki indikator nilai indeks UV. Indeks ini dibagi menjadi beberapa kategori: 0-2 (Low), 3-5 (Moderate), 6-7 (High), 8-10 (Very high), dan 11 ke atas (Extreme).

Secara umum, pola harian indeks ultraviolet berada pada kategori "Low" di pagi hari; mencapai puncaknya di kategori "High", "Very high", sampai dengan "Extreme" ketika intensitas radiasi matahari paling tinggi di siang hari antara pukul 12:00 sampai dengan 15:00 waktu setempat. Kemudian bergerak turun kembali ke kategori "Low" di sore hari.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: