Baru 27 Desa di Bengkulu Selatan Cairkan DD dan ADD, BKD Minta Desa Segera Ajukan
Nuzmanto M. Aidil ST-IST-
BENGKULUEKSPRESS.COM – Realisasi pencairan Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) di Kabupaten Bengkulu Selatan hingga pertengahan April 2026 masih terbilang rendah. Dari total 142 desa yang tersebar di 11 kecamatan, baru 27 desa yang tercatat telah melakukan pencairan.
Kondisi ini menjadi perhatian serius pemerintah daerah, mengingat peran DD dan ADD sangat penting dalam mendukung percepatan pembangunan di tingkat desa.
Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Bengkulu Selatan, Nuzmanto M. Aidil ST, mengakui bahwa hingga triwulan kedua tahun ini, progres pencairan masih minim. Meski demikian, ia menyebut jumlah desa yang mencairkan kemungkinan akan bertambah dalam waktu dekat.
“Baru 27 desa, mungkin hari ini (14 April 2026) bertambah sekitar 10 desa,” ujar Nuzmanto.
Ia menegaskan, desa-desa yang belum mengajukan pencairan diminta segera melengkapi persyaratan administrasi. Menurutnya, proses pencairan tidaklah rumit karena merupakan kegiatan rutin yang dilakukan setiap tahun.
BACA JUGA:Fokus Genting, Bengkulu Selatan Targetkan Stunting Terus Menurun
BACA JUGA:Respons Cepat Usulan Warga, Dinas LH Mukomuko Langsung Guyur Belasan Tong Sampah ke Penarik
“Berkas paling lambat kami terima untuk tahap satu akhir Juni,” katanya.
Nuzmanto menjelaskan, lambatnya pencairan ini berpotensi menghambat pelaksanaan pembangunan di desa. Padahal, alokasi anggaran yang harus segera diserap cukup besar, yakni Dana Desa sebesar Rp 93 miliar dan ADD sebesar Rp 56 miliar.
“Meskipun ada penurunan dibanding tahun sebelumnya, kami tetap optimistis pembangunan daerah berjalan. Namun peran pemerintah desa sangat besar dalam mendukung hal ini,” imbuhnya.
Sementara itu, anggota DPRD Bengkulu Selatan, Edwien Alfha SH, turut mendorong agar percepatan pencairan DD dan ADD segera dilakukan. Ia menilai, peran BKD dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) sangat strategis dalam memastikan realisasi anggaran berjalan optimal.
“Kami akan mengawasi jalannya anggaran daerah ini, termasuk realisasi ke desa,” tegasnya. (117)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
