Pemprov Bengkulu Komitmen Wujudkan SPMB Bersih dan Transparan, Praktik Titipan Diingatkan Tak Terjadi
Pemprov Bengkulu Komitmen Wujudkan SPMB Bersih dan Transparan, Praktik Titipan Diingatkan Tak Terjadi--
BENGKULUEKSPRESS.COM - Pemerintah Provinsi Bengkulu menegaskan kesiapannya mengawal pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 agar berjalan transparan, adil, dan bebas dari berbagai bentuk penyimpangan.
Penegasan tersebut disampaikan dalam kegiatan Penandatanganan Komitmen Bersama Pelaksanaan SPMB Ramah Tahun Ajaran 2026/2027 yang digelar di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Bengkulu, Selasa (2/6/2026).
Kegiatan itu dibuka langsung oleh Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni, dan dihadiri sejumlah pemangku kepentingan di sektor pendidikan, termasuk jajaran Dinas Pendidikan dan unsur terkait lainnya.
Dalam sambutannya, Herwan Antoni menekankan bahwa sektor pendidikan menjadi pondasi penting dalam menciptakan sumber daya manusia yang unggul. Karena itu, proses penerimaan murid baru harus dilaksanakan secara objektif, profesional, dan sesuai aturan yang berlaku.
Menurutnya, komitmen bersama tersebut menjadi langkah penting dalam memastikan pelaksanaan SPMB jenjang SMA, SMK, dan SLB di Provinsi Bengkulu berjalan tanpa praktik kecurangan.
BACA JUGA:Pemprov Bengkulu Gandeng TNI Perkuat Ekonomi dan Infrastruktur Daerah
BACA JUGA:Miliki Honda Genio Warna Baru dengan Uang Muka Mulai Rp 1 Jutaan
“Kita mengawal seluruh tahapan agar pelaksanaan SPMB Tahun Ajaran 2026/2027 untuk SMA, SMK, dan SLB berjalan dengan baik. Tidak boleh ada praktik suap maupun gratifikasi. Komitmen ini tidak hanya sebatas penandatanganan, tetapi harus benar-benar dikawal dan diimplementasikan di lapangan,” tegas Herwan.
Ia juga memastikan pemerintah akan mengambil tindakan tegas apabila ditemukan adanya pelanggaran selama proses penerimaan murid baru berlangsung.
“Apabila ditemukan pelanggaran atau penyimpangan dalam pelaksanaan SPMB, maka akan diberikan sanksi sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Karena itu, seluruh pihak harus menjaga integritas dan menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab,” ujarnya.
Sebagai bentuk keseriusan menjaga integritas pelaksanaan SPMB, seluruh pihak terkait turut menandatangani komitmen bersama yang mengedepankan prinsip transparansi, objektivitas, keadilan, inklusivitas, dan non-diskriminasi.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Bengkulu, Zulhendri, berharap seluruh tahapan SPMB Tahun Ajaran 2026/2027 dapat berlangsung lancar dan minim kendala.
Ia juga mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama mengantisipasi berbagai persoalan yang berpotensi muncul selama proses penerimaan peserta didik baru berlangsung.
“Kami berharap seluruh tahapan SPMB dapat berjalan dengan baik sesuai harapan bersama. Mari kita antisipasi berbagai potensi permasalahan dan bergandengan tangan untuk melaksanakan proses ini dengan sebaik-baiknya demi kemajuan pendidikan di Provinsi Bengkulu,” ujar Zulhendri.(**)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
