Puting Beliung Terjang Selupu Rejang, Puluhan Rumah Rusak
Puting Beliung Terjang Selupu Rejang, Puluhan Rumah Rusak--
BENGKULUEKSPRESS.COM - Bencana angin puting beliung disertai hujan deras menerjang Desa Sumber Urip, Kecamatan Selupu Rejang, Kabupaten Rejang Lebong, Sabtu 4 April 2026. Peristiwa tersebut menyebabkan puluhan rumah warga mengalami kerusakan, mulai dari atap beterbangan hingga dinding rumah roboh.
Selain merusak permukiman, terjangan angin kencang juga mengakibatkan dua tiang listrik di wilayah tersebut dilaporkan ambruk, sehingga sempat mengganggu aktivitas warga.
Kasi Humas Polres Rejang Lebong, AKP M Hasan Basri, mengungkapkan bahwa pihak kepolisian melalui Bhabinkamtibmas Polsek Selupu Rejang telah turun langsung ke lokasi kejadian untuk membantu warga sekaligus melakukan pendataan.
"Petugas sudah berada di lokasi untuk membantu warga dan mendata kerusakan akibat angin puting beliung," ujar Hasan.
Berdasarkan data sementara yang dihimpun, di Dusun III tercatat sebanyak 11 rumah warga terdampak, dengan rincian enam unit mengalami kerusakan berat dan lima unit rusak ringan.
BACA JUGA:Baru 4 Tahun Jadi Jaksa, Harta Wira Arizona Capai Rp2,3 Miliar
BACA JUGA:Damkar Kota Bengkulu Siaga 24 Jam, Tetap Tindaklanjuti Semua Laporan Warga
Sementara itu, di Dusun IV, jumlah rumah terdampak lebih banyak, yakni mencapai 19 unit. Dari jumlah tersebut, 10 rumah dilaporkan rusak berat dan sembilan lainnya mengalami kerusakan ringan.
Hasan menambahkan, hingga saat ini aparat kepolisian bersama masyarakat masih terus melakukan pembersihan material yang berserakan di lingkungan permukiman, seperti atap rumah dan puing bangunan yang terbawa angin.
"Petugas membantu membersihkan jalan dan area permukiman dari puing-puing yang mengganggu aktivitas warga," kata Hasan Basri.
Kasi Humas juga memastikan, proses pendataan masih terus dilakukan guna mengetahui secara pasti jumlah kerugian serta warga yang terdampak dalam peristiwa tersebut.
"Pendataan masih berlangsung, kita pastikan seluruh warga terdampak dapat terdata dengan baik," kata Hasan Basri. (251)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


