Pasca 5 Wisatawan Tewas Tenggelam, Kapolda Bengkulu Perintahkan Anggota Berjaga di Pantai Panjang Bengkulu

Pasca 5 Wisatawan Tewas Tenggelam, Kapolda Bengkulu Perintahkan Anggota Berjaga di Pantai Panjang Bengkulu

Kapolda Bengkulu Irjen Pol Armed Wijaya saat mendatangi TKP Pantai Panjang, tenggelamnya wisatawan asal Sumsel-(foto: tri yulianti/bengkuluekspress.disway.id)-

BENGKULUEKSPRESS.COM - Peristiwa tenggelamnya 6 (5 meninggal) wisatawan asal Palembang, Sumatera Selatan di Pantai Panjang Bengkulu menyita perhatian Kapolda Bengkulu Irjen Pol Drs Armed Wijaya MH. 

Bahkan pasca kejadian, Irjen Pol Armed Wijaya didampingi sejumlah pejabat Polda Bengkulu turun langsung ke lokasi untuk meninjau dan melihat proses pencarian dan evaluasi korban tenggelam tersebut.

Dikatakan Irjen Pol Armed Wijaya, meski operasi ketupat telah berakhir, namun dirinya telah memerintahkan anggotanya untuk terus berjaga dan melakukan patroli di Pantai Panjang Bengkulu.

Hal ini dilakukan Kapolda Bengkulu ini agar tidak ada lagi korban jiwa saat masyarakat tengah berwisata di Pantai Panjang Bengkulu.

BACA JUGA:Total 5 Orang Wisatawan asal Sumsel Meninggal Dunia di Pantai Panjang Bengkulu


Tugu larangan mandi terpasang di Pantai Panjang Bengkulu-(foto: rio susanto/bengkuluekspress.disway.id)-

"Operasi ketupat sudah berakhir kemarin, namun saya perintahkan anggota tetap siaga dan tetap patroli di sepanjang pantai agar tidak terjadi hal serupa sampai dengan betul-betul aman," kata Irjen Pol Armed Wijaya belum lama ini.

Tak hanya itu, apabila ada masyarakat yang ingin mandi di kawasan Pantai Panjang Bengkulu dapat seger dilarang oleh petugas yang berjaga.

"Kalau ada masyarakat yang mencoba untuk mandi makan harus segera dilarang," sambungnya. 

Berkenaan dengan rambu-rambu larangan mandi yang ada di Pantai Panjang Bengkulu nantinya akan di evaluasi oleh orang nomor 1 di Polda Bengkulu ini.

Pasalnya, terhitung sejak bulan April- Mei sudah 7 korban tenggelam di Pantai Panjang Bengkulu dan ditemukan dalam kondisi sudah meninggal dunia.

BACA JUGA:Wisatawan yang Tenggelam di Pantai Panjang Bengkulu Ternyata Rombongan Majelis Taklim Babul Ilmi

"Nanti kita coba evakuasi lagi untuk tanda peringatannya agar dipasang lebih besar lagi di area Pantai Panjang Bengkulu. Kita juga coba untuk evaluasi lagi, rambu-rambu apa yang perlu kita tambahkan atau penambahan pos pengaman karena sudah banyak memakan korban," tutup Irjen Pol  Armed Wijaya. (Tri)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: