Banner HONDA
BPBD

Karnaval Batik Bengkulu Siap Digelar 18 Maret, Usung Konsep “Glowing in The Dark”

Karnaval Batik Bengkulu Siap Digelar 18 Maret, Usung Konsep “Glowing in The Dark”

Nina Nurdin-IST-

BENGKULUEKSPRESS.COM - Pemerintah Kota Bengkulu melalui Dinas Pariwisata memastikan pelaksanaan Karnaval Batik akan digelar pada 18 Maret mendatang. Agenda budaya ini tengah dalam tahap pematangan, mulai dari penyebaran undangan hingga penyusunan rangkaian kegiatan.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata Kota Bengkulu  Nina Nurdin menyampaikan bahwa konsep karnaval tahun ini akan tampil berbeda dengan mengusung tema malam hari bertajuk “glowing in the dark”. 

Para peserta nantinya akan memadukan busana batik dengan permainan lampu, sehingga menciptakan tampilan visual yang menarik dan atraktif.

“Karnaval akan dilaksanakan pada malam hari, jadi konsepnya glowing in the dark. Peserta diharapkan menggunakan lampu-lampu untuk menghidupkan desain busana maupun maskot yang ditampilkan,” ujarnya.

BACA JUGA:Apel Perdana Pasca Lebaran, Bupati Mukomuko Tekankan Disiplin Hingga Percepatan Pelayanan Publik

BACA JUGA:Didukung Penuh IKAL, Mahoni Championship SMAN 2 Kota Bengkulu Berlangsung Meriah

Kegiatan ini direncanakan dipusatkan di kawasan Simpang Lima, tepatnya di Belungguk Point, yang akan menjadi titik utama perhelatan. Selain menghadirkan peserta lokal, karnaval ini juga akan melibatkan partisipasi internasional.

Pihak penyelenggara mengaku telah menjalin komunikasi dengan sejumlah negara tetangga, serta mengundang para pelajar pertukaran (exchange student) dari berbagai universitas dan sekolah yang ada. 

Bahkan, warga negara asing yang sedang berada di Bengkulu juga diharapkan turut ambil bagian dalam memeriahkan acara tersebut.

“Peserta tidak hanya dari dalam negeri, tetapi juga dari mancanegara, termasuk mahasiswa dan pelajar pertukaran serta warga asing yang berada di Bengkulu,” tambahnya.

Tak hanya itu, Pemerintah Kota Bengkulu juga berencana mengundang Menteri Pariwisata serta Menteri Kebudayaan untuk turut hadir dalam agenda tersebut.

Karnaval Batik ini menjadi salah satu upaya strategis dalam mempromosikan kekayaan budaya daerah, khususnya batik besurek khas Bengkulu, agar semakin dikenal luas hingga ke tingkat internasional. 

Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan mampu mendorong promosi destinasi wisata serta meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Bengkulu.

Dengan konsep yang unik dan melibatkan berbagai elemen, karnaval ini diharapkan menjadi daya tarik baru bagi wisatawan sekaligus memperkuat identitas budaya Kota Bengkulu di kancah global. (*)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: