Ratusan Rambu Evakuasi Dipasang BPBD Kota Bengkulu Antisipasi Bencana

Ratusan Rambu Evakuasi Dipasang BPBD Kota Bengkulu Antisipasi Bencana

Rambu titik kumpul antisipasi bengcana-(istimewa)-

BENGKULUEKSPRESS.COM - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bengkulu memasang 300 rambu-rambu evakuasi bencana di seluruh kelurahan di Kota Bengkulu guna mengantisipasi terjadinya bencana hidrometeorologi.

"Rambu ini terpasang untuk memberikan petunjuk ke masyarakat jalur evakuasi dan titik kumpul yang paling aman ketika terjadi bencana tsunami. Sebab, potensi bencana itu memang ada di pantai panjang," kata Kepala BPBD Kota Bengkulu Will Hopi, Selasa 07 Mei 2024.

Ia menyebutkan, dengan adanya penambahan rambu-rambu baru tersebut dapat mengantisipasi terjadinya bencana di Kota Bengkulu khususnya kelurahan yang rawan bencana seperti tsunami, gempa bumi, banjir dan longsor. 

Serta dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terkait informasi yang berkaitan dengan jalur evakuasi.

BACA JUGA:Polda Bengkulu Periksa Puluhan Saksi Kasus Dugaan Korupsi Pembangunan Puskeswan Benteng

"Penentuan titiknya kita juga bekerja sama dengan BMKG, setiap kawasan dibuat tiga sampai empat titik kumpul. Jadi sudah tahu ke mana arah menyelamatkan diri maupun keluarga saat terjadi bencana," ujar dia.

Selain itu, pihaknya juga memasang papan peta evakuasi bencana yang berfungsi untuk memberikan informasi secara mendetail kepada masyarakat, seperti potensi dan dampak bencana, antisipasi, kesiapan dan penentuan titik aman. 

"Peta evakuasi ini ada informasi yang bisa dengan mudah dibaca dan dipahami masyarakat. Sehingga, bisa meningkatkan waspada. Dengan adanya pemahaman itu, maka diharapkan masyarakat tidak panik dan melakukan langkah yang efektif ketika terjadi bencana," terangnya.

Selanjutnya, BPBD Kota Bengkulu telah membentuk relawan siaga bencana yang tersebar di setiap kelurahan yang bertugas untuk membantu tim BPBD dalam memberikan reaksi cepat kepada masyarakat yang terdampak bencana.

BACA JUGA:Angka Pengangguran di Provinsi Bengkulu Alami Penurunan, Ini Indikatornya

BPBD Kota Bengkulu juga memastikan ketersediaan buffer stock seperti bantuan pangan, logistik, tenda pengungsian, dan lain-lain yang dibutuhkan dalam proses evakuasi pascabencana.

"Untuk buffer stock masih sangat mencukupi hingga tahun depan. Karena kita juga berkolaborasi dengan OPD atau lembaga lain sehingga tidak ada kendala," sebut Will.

Diketahui sebelumnya, pada 2023 BPBD Kota Bengkulu telah memasang 150 rambu di kelurahan dengan potensi bencana paling tinggi seperti Kelurahan Lempuing, Kelurahan Malabero, Kelurahan Berkas, Kelurahan Penurunan, Kelurahan Beringin Raya dan Kelurahan Pasar Bengkulu. (*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: