KOTA BINTUHAN, BE- Ratusan kendaraan dari arah Lampung menuju Bengkulu dan sebaliknya selama dua hari, hingga kemarin masih terjebak. Pasalnya, hujan deras yang mengguyur beberapa hari lalu itu menyebabkan terjadi 3 titik longsor hingga memutuskan jalan raya. Masing-masing lokasi longsor, di Desa Rata Agung Kecamatan Lemong Kabupaten Pesisir, Lampung serta Desa Ratu Agung dan Desa Tebing Rambutan Kecamatan Nasal, Kaur. Longsoran tanah menutupi badan jalan sepanjang 300 meter juga terjadi pukul 03.00 WIB (7/9) kemarin diwilayah Rata Agung dan Liwa. Kemudian itu longsor juga berapa titik di Liwa dan Krui sekitar pukul 19.00 WIB (6/9) lalu. Namun demikian, sekitar pukul 14.00 WIB kemarin semua kendaraan sudah mulai normal, karena beberapa alat berat dari Dinas PU lampung Barat sudah melakukan evakuasi timbunan longsor yang berada di jalan lintas antar provinsi tersebut. Salah seorang sopir truk Bengkulu-Lampung, Jumi (45) warga Kota Bengkulu mengatakan, dirinya bersama sopir truk lainya terpaksa nginap semalam di Desa Tebing Rambutan, Nasal. Karena longsor di tiga titik bakal lama, sehingga mengurungkan niat untuk melanjutkan perjalanan. \"Kita sudah dua malam ini, mengurungkan niat. Karena jika melanjutkan perjalanan jelas akan terjebak longsor, karena rekan-rekan kita sesama sopir truk terjebak longsor sudah sehari ini,\" katanya. Hal senada juga diungkapkan Sep (34) warga Kaur, selama 10 jam macet hingga 6 KM mulai dari lokasi perbatasan Kaur dan Lampung barat. Pihaknya terpaksa menunggu alat berat sampai selesai, namun selama 10 jam lamanya menunggu evakuasi. \"Banyak kendaraan yang terjebak longsor, sehingga mengakibatkan antrian baik kendaraan bermuatan barang dan pribadi, saat ini Kaur-Liwa putus,\" jelasnya. Sementara itu, Kadis PU Kaur, Jon Harimol SSos melalui sekretaris PU Lawi Amrul SSos mengatakan, pihaknya tetap siaga jika ada longsor namun dua hari hujan lebat belum ada longsor. Hanya saja diwilayah perbatasan Kaur-lampung. Namun sudah diatasi dengan menurunkan alat berat PU lampung Barat. \"Kita tetap mewaspdai hujan, namun kita juga minta masyarakat untuk waspada. Terutama wilayah sungai dan tebing, jika terjadi longsor alat berat kita tetap siaga,\" jelasnya. (823)
Ratusan Kendaraan Terjebak Longsor
Minggu 08-09-2013,14:30 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 23-04-2026,18:21 WIB
Plt Bupati Rejang Lebong Turun Tangan, Air Bersih hingga Drainase di Puncak Pelalo Jadi Perhatian
Kamis 23-04-2026,18:09 WIB
Pemkot Bengkulu Perketat Penataan, Targetkan Pantai Panjang Bebas Pondok Liar
Kamis 23-04-2026,18:07 WIB
PKL Masih Berjualan di Badan Jalan, Pemkot Bengkulu Perketat Penertiban di Pasar Panorama
Kamis 23-04-2026,17:44 WIB
Kepemilikan Akta Kelahiran di Bengkulu Tembus 99,2 Persen, Lampaui Target Nasional
Kamis 23-04-2026,17:39 WIB
TMMD ke-122 Seluma Fokus RTLH dan Pembukaan Jalan 8 Kilometer
Terkini
Jumat 24-04-2026,16:24 WIB
Usulkan Dana Ratusan Miliar, Pemkab Mukomuko Prioritaskan 6 Ruas Jalan Strategis Lewat Skema Inpres 2026
Jumat 24-04-2026,16:15 WIB
Perkuat Peran UMKM, Pemkot Bengkulu Optimalkan Koperasi Merah Putih di 67 Kelurahan
Jumat 24-04-2026,16:06 WIB
Jaksa Tuntut Denda Rp 5 Miliar untuk Dua Terdakwa Obstruction of Justice Kasus Tambang di Bengkulu
Jumat 24-04-2026,16:03 WIB
Orasi Ilmiah Dies Natalis, UNIB Bidik Panggung Internasional
Jumat 24-04-2026,16:00 WIB