Banner HONDA
BPBD

Gubernur Helmi Hasan Umumkan Rp55,9 Miliar untuk Safari Subuh di Bengkulu Selatan

Gubernur Helmi Hasan Umumkan Rp55,9 Miliar untuk Safari Subuh di Bengkulu Selatan

Gubernur Helmi Hasan Umumkan Rp55,9 Miliar untuk Safari Subuh di Bengkulu Selatan--

BENGKULUEKSPRESS.COM - Suasana Subuh di Masjid Rukis, Kecamatan Pasar Manna, Kabupaten Bengkulu Selatan, Jumat (20/2), terasa berbeda. Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan, hadir langsung melaksanakan Safari Ramadan dan salat Subuh berjamaah bersama masyarakat. Ia didampingi Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu dan jajaran kepala organisasi perangkat daerah (OPD), serta disambut Bupati Bengkulu Selatan, Rifa'i Tajudin, bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) setempat.

Dalam kesempatan tersebut, Helmi menyampaikan sejumlah kabar baik terkait pembangunan yang tengah dan akan dilaksanakan di Bengkulu Selatan. Ia menegaskan bahwa kabupaten tersebut merupakan bagian penting dari Provinsi Bengkulu.

“Kabupaten Bengkulu Selatan merupakan bagian dari Provinsi Bengkulu. Karena itu, sudah menjadi kewajiban kami memastikan anggaran provinsi juga dirasakan manfaatnya oleh masyarakat di sini,” ujar Helmi.

Untuk Tahun Anggaran 2025, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu mengalokasikan anggaran sebesar Rp11 miliar melalui empat program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) di Desa Kayu Ajaran, Air Kemang, Air Nibung, dan Kemang Manis. Selain itu, pembangunan jalan dan jembatan ruas Nanjungan–Bintasan–Kembang Sri dianggarkan sebesar Rp12,4 miliar. Total anggaran yang digelontorkan mencapai Rp23,4 miliar.

BACA JUGA:Penandatanganan Perjanjian Kerja DLHK, Asisten II Tegaskan Pentingnya Tanggung Jawab Bersama

BACA JUGA:Seleksi Terbuka JPTP Kota Bengkulu, Jabatan Kadis Kesehatan hingga Pendidikan Dilelang

Helmi menegaskan bahwa pembangunan tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah provinsi dalam mendorong pemerataan pembangunan.

“Ini bukan sekadar angka, tetapi bukti kehadiran pemerintah provinsi untuk membantu pembangunan di Bengkulu Selatan. Kami ingin masyarakat benar-benar merasakan manfaatnya,” katanya.

Selain pembangunan infrastruktur, bantuan ambulans juga telah disalurkan ke sejumlah desa dan pada tahun ini akan kembali ditambah guna mempercepat akses layanan kesehatan masyarakat.

“Ambulans ini sangat penting, terutama bagi desa-desa yang jauh dari pusat layanan kesehatan. Kami ingin saat masyarakat membutuhkan pertolongan, pemerintah sudah hadir membantu,” tambahnya.

Ia juga menegaskan bahwa pembangunan jalan menjadi prioritas karena berdampak langsung terhadap perekonomian warga.

“Jalan yang baik merupakan harapan masyarakat. Alhamdulillah, kini mulai dirasakan manfaatnya. Jika jalan bagus, hasil kebun dapat diangkut dengan lancar dan ekonomi masyarakat meningkat. Pemprov Bengkulu berkomitmen untuk terus membantu rakyat,” tegas Helmi.

Sementara itu, untuk Tahun Anggaran 2026, Pemprov Bengkulu kembali mengalokasikan anggaran sebesar Rp32,5 miliar. Rinciannya meliputi rekonstruksi Jalan Kelutum–Simpang Pino sebesar Rp12 miliar, Kurawan–Pintu Layang–Padang Lebar sebesar Rp15 miliar, serta pembangunan Jembatan Air Selali Besar sebesar Rp5,5 miliar.

“Pembangunan ini akan terus dilanjutkan secara bertahap. Target kami, semakin banyak jalan di Bengkulu Selatan yang baik, semakin mudah akses masyarakat untuk beraktivitas. Kami akan terus hadir di tengah masyarakat. Doakan kami agar dapat terus bekerja dan membantu rakyat Bengkulu,” tutupnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: