Banner HONDA
BPBD

Gandeng BRI, Bupati Kaur Gusril Pausi Resmikan Transaksi DD Non-Tunai

Gandeng BRI, Bupati Kaur Gusril Pausi Resmikan Transaksi DD Non-Tunai

Bupati Kaur bersama BRI Manna saat melakukan MoU transaksi non tunai pengelolaan keuangan desa di GSG Setda Kaur, Kamis 5 Maret 2026-ist-

BENGKULUEKSPRESS.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kaur resmi memberlakukan sistem transaksi non-tunai dalam pengelolaan Dana Desa (DD) melalui kerja sama strategis dengan Bank Rakyat Indonesia (BRI) Kantor Cabang Manna. Langkah ini ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) oleh Bupati Kaur, Gusril Pausi, S.Sos., M.A.P., di Gedung Serba Guna (GSG) Setda Kaur, Kamis (5/3).

Bupati menegaskan bahwa pemberlakuan transaksi non-tunai ini merupakan komitmen daerah dalam meningkatkan efektivitas serta efisiensi penggunaan anggaran negara.

Kebijakan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) yang mewajibkan seluruh ruang lingkup pemerintahan beralih ke sistem digital. Dengan sistem ini, diharapkan setiap rupiah anggaran dapat terpantau secara akurat untuk menciptakan tata kelola yang lebih akuntabel di tingkat desa.

"Penyaluran Dana Desa kini tidak lagi menggunakan uang tunai fisik secara konvensional demi keamanan dan ketepatan sasaran," ujar Bupati Gusril dalam sambutannya.


foto bersama usai MoU--

BACA JUGA:BPBD Kota Bengkulu Siagakan 10 Alat dan Personel, Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan Hadapi Musim Hujan

BACA JUGA:Resep Ayam Gepuk Pedas Gurih, Sajian Rumahan yang Menggugah Selera

Pemkab Kaur menjatuhkan pilihan kepada BRI sebagai mitra perbankan karena jangkauannya yang luas hingga ke wilayah pelosok. Hal ini dinilai krusial agar desa-desa yang berada di lokasi pedalaman tetap bisa mengakses layanan keuangan tanpa hambatan teknis.

Penerapan sistem non-tunai dipercaya akan mempermudah proses pelaporan dan audit keuangan di masa mendatang karena adanya rekam jejak digital yang tersimpan otomatis. Dengan demikian, risiko penyimpangan anggaran dapat diminimalisir secara signifikan.

"Kita berharap inovasi ini membawa Kabupaten Kaur menjadi daerah yang lebih maju dan transparan. Transformasi digital ini diharapkan juga menular ke sektor pelayanan publik lainnya," pungkas Bupati.(adv)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: