Berawal dari Cekcok Mulut, Mahasiswa Asal Bengkulu Utara Babak Belur Dikeroyok di Bar Padang Jati
Kericuhan pecah di salah satu bar di Jalan Padang Jati, Kota Bengkulu, yang mengakibatkan seorang mahasiswa asal Enggano menjadi korban pengeroyokan.-IST-
BENGKULUEKSPRESS.COM - Keributan pecah di salah satu bar and lounge di Jalan Padang Jati, Kecamatan Ratu Samban, Kota Bengkulu, Rabu (20/5/2026) sekitar pukul 03.30 WIB dini hari.
Insiden tersebut melibatkan seorang mahasiswa asal Enggano, Kabupaten Bengkulu Utara, bernama Tegar Wicaksono (25), yang mengaku menjadi korban pengeroyokan usai terlibat cekcok dengan salah satu pengunjung bar.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa bermula saat korban terlibat adu mulut dengan terlapor di dalam bar. Situasi kemudian memanas hingga korban mengaku dipukul sambil mendapatkan caci maki dari terlapor.
Tidak terima diperlakukan demikian, korban disebut sempat membalas pukulan tersebut. Namun keributan justru semakin membesar setelah salah satu rekan terlapor diduga memukul kepala korban menggunakan gelas.
BACA JUGA:Siasati Selisih Harga Pabrik, Dinas Pertanian Dorong Petani Sawit Mukomuko Bentuk Koperasi
BACA JUGA:Amankan Legalitas Aset, Disperindagkop Mukomuko Gandeng BKD Urus Sertifikasi 150 Lahan Koperasi Desa
Akibat hantaman itu, korban terjatuh dan suasana cafe mendadak ricuh. Keributan kemudian melibatkan rombongan korban dan sejumlah rekan terlapor hingga membuat pengunjung panik.
Informasi di lapangan menyebutkan, dalam kericuhan tersebut diduga ada salah satu pihak yang membawa senjata tajam ke dalam bar. Dugaan itu sontak memicu kepanikan pengunjung yang berada di lokasi kejadian.
Usai kejadian, korban langsung melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Ratu Samban.
Kapolresta Bengkulu, Kombes Pol Rahmad Hidayat membenarkan adanya laporan terkait keributan tersebut. Namun hingga saat ini pihak kepolisian masih melakukan pendalaman dan belum mengungkap identitas pihak-pihak yang terlibat.
"Belum ada nama-namanya, saya belum bisa menyampaikan. Yang pasti masih kami dalami," ujar Kapolresta Bengkulu, Rabu (20/5/2026).
Polisi juga disebut tengah mengumpulkan keterangan saksi serta menelusuri dugaan adanya senjata tajam yang dibawa ke dalam lokasi hiburan malam tersebut. Hingga berita ini diterbitkan, proses penyelidikan masih berlangsung.(**)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
