HONDA BANNER

Cegah Kejahatan Finansial, TPAKD Bengkulu Edukasi ASN Lewat Gerakan Cerdas Keuangan

Cegah Kejahatan Finansial, TPAKD Bengkulu Edukasi ASN Lewat Gerakan Cerdas Keuangan

Pemprov Bengkulu dan OJK Gelar Edukasi Keuangan Syariah bagi ASN-FOTO MEDIA CENTER PEMPROV BENGKULU-

BENGKULUEKSPRESS.COM– Pemerintah Provinsi Bengkulu terus berkomitmen memperkuat literasi dan inklusi keuangan di kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN). Mewakili Sekretaris Daerah Herwan Antoni, Staf Ahli Gubernur Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Zahirman Aidi, membuka secara resmi kegiatan Edukasi Keuangan Syariah bersama Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) di Gedung Serbaguna Kantor Gubernur, Rabu (25/2).

Kegiatan ini merupakan implementasi dari Gerakan Nasional Cerdas Keuangan. Program tersebut dirancang untuk membekali masyarakat, khususnya ASN, agar mampu mengambil keputusan finansial yang tepat sekaligus membentengi diri dari berbagai modus kejahatan finansial yang kian marak.

Dalam sambutannya, Zahirman menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan otoritas terkait dalam mengelola kesejahteraan melalui sistem keuangan yang sehat.

“Pemerintah Provinsi Bengkulu bersama OJK terus mendorong peningkatan literasi dan inklusi keuangan. Hal ini penting guna mendukung pengelolaan keuangan yang lebih bijak serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan,” ujar Zahirman.

BACA JUGA:Harumkan Nama Bengkulu, Tiga Mahasiswa FH Unib Juara I Essay Nasional 2026

BACA JUGA:Parkir Balai Buntar Bengkulu Resmi Berbayar, Ini Dasar Hukum dan Tarifnya

Kepala OJK Provinsi Bengkulu, Ayu Laksmi Syntia Dewi, yang turut hadir dalam acara tersebut, menegaskan tanggung jawab OJK dalam memastikan sektor keuangan syariah berkembang optimal. Menurutnya, sistem syariah harus memberikan manfaat nyata dan inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat di Provinsi Bengkulu.

Sebagai bentuk aksi nyata dari inklusi keuangan syariah, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan penyerahan simbolis tabungan haji dan umrah dari Bank Syariah Indonesia (BSI) dan Bank Fadhilah kepada perwakilan peserta. Acara ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol kolaborasi lintas instansi dalam memperkuat ekonomi syariah di daerah.(**)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: