Banner HONDA

Waspada 'Love Bombing' Berujung Buntung: Polres Mukomuko Warning Maraknya Modus Asmara Bodong

Waspada 'Love Bombing' Berujung Buntung: Polres Mukomuko Warning Maraknya Modus Asmara Bodong

​Waspada 'Love Bombing' Berujung Buntung: Polres Mukomuko Warning Maraknya Modus Asmara Bodong--

BENGKULUEKSPRESS.COM — Hati-hati bagi Anda yang aktif berselancar di media sosial atau aplikasi kencan daring. Kepolisian Resor (Polres) Mukomuko memperingatkan warga untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman kejahatan siber bermodus love scam, penipuan yang memanfaatkan teknik manipulasi psikologis dan perhatian berlebihan (love bombing) demi menguras isi rekening korban.

​Kejahatan berbasis asmara bodong ini biasanya diawali dengan skenario perkenalan yang sangat manis di dunia maya. Pelaku akan memborong perhatian korban, berkomunikasi secara intensif, hingga berpura-pura jatuh cinta dalam waktu singkat demi mendapatkan kepercayaan penuh.

​Setelah korban masuk dalam jerat emosional, pelaku baru melancarkan aksi utamanya: meminta uang, meminjam dana, hingga meminta transferan dengan alibi situasi darurat.

​Kapolres Mukomuko AKBP Riky Crisma Wardana, S.I.K., melalui Kasat Reskrim AKP Panji Nugraha, S.T.K., S.I.K., M.H., menegaskan agar masyarakat tidak mudah terbuai oleh buai rayuan orang yang baru dikenal di internet.

BACA JUGA:Agen Brilink Dibobol, Uang Rp10 Juta dan HP Raib, Dua Perempuan Diamankan

BACA JUGA:Inflasi dan Digitalisasi Jadi Fokus, Pemprov Bengkulu Bersama BI Perkuat Sinergi

​"Jangan mudah percaya kepada seseorang yang baru dikenal melalui internet, terlebih apabila hubungan tersebut berkembang sangat cepat dan mulai disertai permintaan uang, bantuan finansial, maupun data pribadi. Kenali orangnya dan lakukan verifikasi identitas sebelum memberikan kepercayaan lebih jauh," tegas AKP Panji Nugraha, Kamis (20/8/2026).

​Kenali Tanda Bahaya (Red Flags) Love Scam

​Guna membentengi warga dari perangkap manipulasi asmara, Polres Mukomuko membeberkan sejumlah ciri utama (red flags) yang biasa digunakan para pelaku kejahatan love scamming:

- Identitas Anonim/Palsu: Menggunakan foto atau identitas fiktif yang terkesan sempurna di media sosial.

- Taktik Love Bombing: Terlalu cepat mengutarakan perasaan cinta dan membangun ikatan emosional intensif dalam waktu singkat.

- Menolak Bertemu Langsung: Selalu punya seribu alasan ketika diajak bertemu tatap muka maupun diajak panggilan video (video call).

- Alasan Darurat Meminta Uang: Tiba-tiba mengaku tertimpa musibah, masalah bisnis, atau keadaan darurat medis yang butuh bantuan uang tunai segera.

- Meminta Hubungan Dirahasiakan: Memaksa korban agar tidak menceritakan hubungan mereka kepada keluarga atau rekan dekat.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait