Banner HONDA

Pemkot Bengkulu Percepat Perekaman KTP-El, Sasar Pemula dan Penyandang Disabilitas

Pemkot Bengkulu Percepat Perekaman KTP-El, Sasar Pemula dan Penyandang Disabilitas

Widodo-IST-

BENGKULUEKSPRESS.COM - Pemerintah Kota Bengkulu, Provinsi Bengkulu, mempercepat pemenuhan administrasi kependudukan dengan menyasar warga yang belum melakukan perekaman Kartu Tanda Penduduk elektronik (KTP-El), khususnya remaja yang memasuki usia wajib KTP dan penyandang disabilitas.

Upaya tersebut dilakukan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kota Bengkulu melalui inovasi Machine-to-Machine (M2M) yang didukung perangkat perekaman KTP-El mobile.

Kepala Dinas Dukcapil Kota Bengkulu Widodo mengatakan, penggunaan perangkat mobile memungkinkan petugas mendatangi warga secara langsung. Proses perekaman data biometrik dapat dilakukan di lokasi warga tanpa harus datang ke kantor pelayanan.

"Teknologi portabel ini memungkinkan petugas melakukan perekaman data biometrik secara langsung, cepat, dan akurat di lokasi mana pun, termasuk langsung di dalam rumah warga yang memiliki keterbatasan fisik," ujar Widodo, Jumat 2 Oktober 2026.

BACA JUGA:Pemkot Bengkulu Masih Tunggu Juknis Pusat soal Pengangkatan P3K Menjadi ASN

BACA JUGA:Inflasi Kota Bengkulu September 2026 Capai 3,05 Persen

Menurut dia, pola pelayanan tersebut menjadi bagian dari strategi Pemkot Bengkulu untuk memastikan tidak ada warga yang tertinggal dalam pemenuhan dokumen administrasi kependudukan.

Dukcapil tidak lagi hanya mengandalkan pola jemput bola, tetapi memperluas pendekatan dengan mendatangi kelompok masyarakat yang dinilai membutuhkan pelayanan secara langsung.

Dua kelompok menjadi sasaran utama program tersebut, yakni remaja yang telah memasuki usia 16-17 tahun sebagai calon wajib KTP dan warga penyandang disabilitas.

Widodo menjelaskan, percepatan perekaman bagi penyandang disabilitas tidak hanya berkaitan dengan kepemilikan dokumen kependudukan. Data yang telah terintegrasi juga dapat menjadi dasar bagi pemerintah dalam memberikan layanan sosial dan kesehatan.

"Langkah yang kami lakukan saat ini bukan lagi sekadar jemput bola, tetapi kita langsung kejar bola. Ini adalah gerakan kejar bola disabilitas dalam rangka pemenuhan adminduk," katanya.

Ia mengatakan, kelengkapan data kependudukan akan memudahkan perangkat daerah terkait dalam menindaklanjuti kebutuhan warga, termasuk akses terhadap BPJS Kesehatan dan bantuan sosial sesuai kondisi masing-masing penerima.

Dengan dukungan sistem M2M dan perangkat perekaman KTP-El mobile, Dukcapil Kota Bengkulu menargetkan proses perekaman bagi kelompok wajib KTP pemula dan masyarakat rentan dapat diselesaikan dalam waktu dekat.

Langkah tersebut sekaligus ditujukan untuk memperluas jangkauan pelayanan administrasi kependudukan hingga ke warga yang selama ini mengalami kendala untuk datang langsung ke kantor pelayanan. (*)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait