BENGKULU, BE - Mahasiswa yang tergabung dalam Koalisi Mahasiswa Peduli Pasar Panorama (KMP3) mendukung langkah Kejaksaan Negeri (Kejari) Bengkulu yang berencana mengusut dugaan penyelewengan dana pada pembangunan Pasar Percontohan Nasional (PPN) Panorama. \"Pada dasarnya kami sangat mendukung pengusutan ini, terlebih sejka tahun lalu kami menyuarakan pembangunan PPN ini harus diusut,\" ujar Koordinator KMP3, Rassela Malinda, ditemui BE, kemarin. Aktifis kampus ini menerangkan, pihaknya sejak tahun 2013 lalu sebenarnya sudah menemukan beberapa kejanggalan dalam pembangunan pasar yang berlokasi di Kecamatan Singaran Pati, Kota Bengkulu ini. Bahkan KMP3, lanjutnya, juga sempat melayangkan surat kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk melakukan penyidikan. \"Kami sepakat dengan temuan tim penyidik Kejari yang mengatakan ada beberapa kejanggalan dan hasil bangunan tidak sesuai dengan master plan. Tapi Kejari nampaknya tidak terlalu membaca master plan itu, pasalnya di master plan jelas bangunan tersebut harusnya tiga lantai,\" bebernya. Menurut Rassela, mestinya harus ada site plan perubahan dengan diubahnya bangunan tersebut. Tapi nyatanya, pasar yang dibangun di era Ahmad Kannedi itu tidak mempunyai master plan perubahan. \"Kami juga sempat mendesak DPRD Kota Bengkulu untuk mengusut ini, namun hingga sekarang tak ada tanggapan. Semoga Kejari bisa mengusut pasar ini dan mengungkap kejanggalan-kejanggalan yang ada,\" demikian Rassela. Sekedar mengingatkan, pembangunan PPN Panorama yang dibagi menjadi dua tahap ini menghabiskan anggaran sebesar Rp 18,5 miliar dari APBN dan Rp 3 miliar dari APBD Kota Bengkulu. Tim penyidik Kejari juga telah menemukan beberapa Kejanggalan dalam pembangunan pasar percontohan nasional ini. Pasalnya, beberapa hasil bangunan tidak sesuai dengan site plan. Seperti lantai kios lebih rendah dari badan jalan yang mengakibatkan banjir ketika hujan, saluran air yang sudah tidak berfungsi lagi, plafon yang terbuat dari triplek berukuran 4 mm yang standarnya 9 mm, dan seng yang sudah berkarat padahal baru dua tahun digunakan. Dalam waktu dekat, Kejari juga berencana memanggil beberapa pejabat untuk diklarifikasi. (609)
Mahasiswa Dukung PPN Panorama Diusut
Senin 26-05-2014,13:00 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Sabtu 29-08-2026,12:42 WIB
Zulhas Targetkan Pembenahan Tata Kelola MBG Sebelum 20 Oktober 2026
Sabtu 29-08-2026,12:50 WIB
Kabut asap menguatkan ancaman ISPA
Sabtu 29-08-2026,12:53 WIB
Pembangkit Listrik Tenaga Surya 100 GWp Perkuat Ketahanan Energi Nasional
Sabtu 29-08-2026,12:48 WIB
Ekoenzim, Solusi Hemat dengan Limbah Bermanfaat
Sabtu 29-08-2026,12:39 WIB
Prabowo Minta BRIN Bangun Teknologi Desalinasi Penuhi Kebutuhan Air
Terkini
Sabtu 29-08-2026,16:06 WIB
AHM Photo Competition 2026 Hadirkan Empat Subtema, Siapkan Hadiah Sepeda Motor dan Uang Tunai
Sabtu 29-08-2026,16:04 WIB
Astra Motor Bengkulu Ajak Pelajar Asah Kreativitas di Media Sosial Lewat SMKreator
Sabtu 29-08-2026,16:02 WIB
AHM Buka Program Young School Influencer 2026, Pelajar Bisa Belajar Jadi Content Creator
Sabtu 29-08-2026,12:56 WIB
Industri Minyak Atsiri Indonesia Makin Wangi di Pasar Global
Sabtu 29-08-2026,12:53 WIB