KEPAHIANG, BE - Jembatan yang ambruk disaat tengah dibangun akibat bencana alam di sekitar Tempat Pemakaman Umum (TPU) RT 07 RW 03 Kelurahan Pensiunan, tampaknya tidak akan dilanjutkan. Meskipun demikian di lokasi yang sama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kepahiang akan membangun pelapis tebing guna menghindari terjadinya longsor disekitar lokasi TPU tersebut. \"Jadi nantinya bukan jembatan lagi yang kita bangun, melainkan pelapis tebing. Ini bertujuan agar tanah disekitar kuburan tidak lagi longsor. Sebelumnya jembatan itu dibangun dengan anggaran senilai Rp 175, 25 juta, tapi belum lagi jembatan itu selesai lebih dulu ambruk akibat bencana alam berupa banjir. Tahun ini kembali dianggarkan tapi untuk pelapis tebing,\" ujar Kepala BPBD Kepahiang Anudin. Menurutnya, proses pembangunan pelapis tebing yang dimaksud rencananya akan digelar tahun ini dengan anggaran bersumber dari APBD. Pembangunannya akan dikerjakan oleh pihak ketiga melalui penunjukkan langsung (PL) yang diawasi oleh Bidang Pasca Bencana BPBD ini. \"Perlu diketahui, kita membangun pelapis tebing itu bukanlah tanpa alasan. Pasca jembatan ambruk kita survey ke lokasi, di lokasi tidak memungkinkan membangun jembatan karena kontur tanahnya tidak mendukung. Maka dari itu kita alihkan menjadi pelapis tebing,\" jelasnya. Terpisah, Ketua RT setempat Hasan Basri (53) mengatakan, di lokasi itu akibat bencana alam bukan hanya menyebabkan jembatan ambruk, tetapi juga menyebabkan setidak-tidaknya 10 makam harus dipindahkan karena longsor. \"Kalau dibiarkan terutama pada saat musim hujan maka tidak menutup kemungkinan kuburan yang longsor akan bertambah. Jadi ada baiknya jika dibangun pelapis tebing saja, kalau kondisi tanah sudah kokoh kami tetap berharap jembatan kembali dibangun,\" kata Hasan. Dikatakannya, hanya saja dirinya mewakili masyarakat sangat berharap jikapun pembangunan pelapis tebing direalisasikan tahun ini, maka hendaknya jangan asal bangun agar terget dari pembangunan itu bisa tercapai. \"Kalau asal bangun nantinya bisa saja pelapis tebing ambruk lagi, dengan begitu jadinya sia-sia. Makanya kita berharap pembangunannya nanti benar-benar bermutu agar dampaknya bisa dirasakan masyarakat,\" tandasnya. (505)
TPU Pensiunan Dibangun Pelapis Tebing
Senin 07-10-2013,15:22 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Minggu 26-07-2026,12:16 WIB
Jurusan Kehutanan UNIB Dampingi Petani Hutan, Ubah Limbah Kulit Kopi Menjadi Produk Bernilai Ekonomi
Minggu 26-07-2026,15:21 WIB
Damkar Bengkulu Minta Masyarakat Hentikan Pembakaran Sampah di Musim Angin Kencang
Minggu 26-07-2026,15:26 WIB
20 Ribu Penari Pecahkan Rekor Dunia, "Bengkulu Menari" Ukir Sejarah di Festival Pantai Panjang 2026
Minggu 26-07-2026,15:19 WIB
Antrean Truk Sawit PT KAS Mengular di Jalan Nasional, Warga Teramang Jaya Minta Polres Mukomuko Turun Tangan
Minggu 26-07-2026,15:23 WIB
Festival Pantai Panjang 2026 Dongkrak Penjualan, Ratusan UMKM Raup Manfaat Ekonomi
Terkini
Minggu 26-07-2026,15:26 WIB
20 Ribu Penari Pecahkan Rekor Dunia, "Bengkulu Menari" Ukir Sejarah di Festival Pantai Panjang 2026
Minggu 26-07-2026,15:23 WIB
Festival Pantai Panjang 2026 Dongkrak Penjualan, Ratusan UMKM Raup Manfaat Ekonomi
Minggu 26-07-2026,15:21 WIB
Damkar Bengkulu Minta Masyarakat Hentikan Pembakaran Sampah di Musim Angin Kencang
Minggu 26-07-2026,15:19 WIB
Antrean Truk Sawit PT KAS Mengular di Jalan Nasional, Warga Teramang Jaya Minta Polres Mukomuko Turun Tangan
Minggu 26-07-2026,12:16 WIB