KEPAHIANG, BE - Ahmad Ghozali (28) Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Dinas Kesehatan (Dinkes) Kepahiang dipastikan terbebas dari sanksi pemecatan. Pasalnya, warga Pasar Ujung tersebut hanya divonis selama 1 tahun 4 bulan penjara atas aksinya melakukan percobaan perampokan Bank Raktar Indonesia (BRI) Unit I Kelurahan Pasar Kepahiang. Asisten III Setda Kepahiang Khaidir SSos mengatakan, dengan mengacu pada vonis ataupun tuntutan yang telah diberikan PN Kepahiang terhadapnya ahmad, maka sudah barang tentu dia tidak akan dipecat sebagai PNS. \"Meskipun demikian sanksi akan tetap diberikan, yakni berupa sanksi berat dengan mengacu pada PP No 53 tahun 2010 tentang disiplin PNS,\" ujar Khaidir, kemarin. Dikatakannya, atas tindakan melawan hukum tersebut juga, terdakwa ini akan diberikan sanksi sesuai dengan PP No 66 tahun 2005 tentang perubahan ketujuh atas PP No 7 tahun 1977 tentang peraturan gaji PNS.\"Dengan demikian bisa saja gajinya nanti akan dipotong selama dia menjalani hukuman penjara sesuai dengan vonis hakim. Namun sebelum sanksi itu kita berikan, kita terlebih dahulu meminta Inspektorat Daerah (Ipda) mengkajinya,\" jelasnya. Terpisah, Inspektur Ipda Kepahiang, Darwin SH mengatakan, terkait hal ini pihaknya tengah mengumpulkan data-data untuk dikaji. Namun jika mengacu pada PP No 53 tahun 2010 sanksi berat yang diberikan bisa berupa penurunan pangkat dan juga penundaan kenaikan pangkat. \"Penurunan pangkat itu bisa saja satu tingkat lebih rendah, misalnya saat ini dia golongan IIC setelah diberlakukan sanksi jadi IIB. Disamping itu penundaan kenaikan pangkat bisa saja diberikan kepadanya,\" katanya. Menurutnya, pihaknya juga akan memberikan sanksi berupa pemotongan gaji hingga 50 persen kepadanya. \"Yang jelas atas tindakan itu dia tidak hanya dikenakan sanksi kedisiplinan PNS saja, tetapi juga sanksi tentang peraturan gaji. Hanya saja konkrit sanksi yang diberikan, tunggu hasil kajian kita,\" tandasnya. Sekedar mengingatkan, Ahmad Ghazali yang terbukti melakukan tindakpidana berupa aksi perampokan BRI Unit I Kelurahan Pasar Kepahiang merupakan PNS di Puskesmas Batu Bandung Kecamatan Muara Kemumu. Atas tindakan itu majelis hakim PN Kepahiang memvonisnya dengan hukuman 1 tahun 4 bulan penjara karena terbukti secara sah dan meyakinkan melanggar pasal 365 ayat (2) ke-1, ke-3 dan ke-4 KUHP tentang tindak pidana percobaan pencurian dalam keadaan memberatkan. (505)
Perampok Bank Tak Dipecat
Rabu 25-09-2013,18:00 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 27-07-2026,10:03 WIB
Daftar 26 Mahasiswa Baru S2 Ilmu Komunikasi Universitas Bengkulu yang Lulus Tes TPA dan Wawancara
Senin 27-07-2026,11:06 WIB
Sambut HUT RI ke-81, AMJ Gelar Turnamen Badminton Berhadiah Rp10 Juta
Senin 27-07-2026,19:36 WIB
Ketika Diam Menjadi Sinyal: Membaca Fenomena Silent Struggle dalam Perspektif Ilmu Komunikasi
Senin 27-07-2026,15:55 WIB
Waspada Kemarau, Damkar Kota Bengkulu Imbau Warga Tidak Membakar Lahan dan Sampah Sembarangan
Senin 27-07-2026,15:59 WIB
Audit BPKP Bergulir, Dugaan Korupsi Rp6,2 Miliar di Disparpora Kepahiang Terus Diusut
Terkini
Senin 27-07-2026,19:43 WIB
Kokok Yang Kalah Nyaring
Senin 27-07-2026,19:36 WIB
Ketika Diam Menjadi Sinyal: Membaca Fenomena Silent Struggle dalam Perspektif Ilmu Komunikasi
Senin 27-07-2026,16:10 WIB
Pria Mengaku Polisi Diduga Bawa Kabur Motor Warga di Selupu Rejang
Senin 27-07-2026,16:05 WIB
Fenomena 'Kotak Kosong' Masuk Desa, Ini Peta Aturan Baru Pilkades Serentak di Mukomuko
Senin 27-07-2026,16:03 WIB