KEPAHIANG, BE - Wakil Bupati Bambang Sugianto SH MH mengatakan, rendahnya penyerapan APBD Kepahiang 2013 akibat kesalahan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Masing-masing SKPD yang ada dinilai lamban memberikan pengumuman terkait belanja modal, sehingga beberapa kegiatan menjadi terhambat. \"Selain pengesahan APBD 2013 kita yang lamban, SKDP juga lamban memberikan pengumuman belanja modalnya. Akibatnya beberapa proyek menjadi terhambat,\" ujar Wabup Bambang, kemarin. Dikatakannya, harusnya terkait belanja modal ini, masing-masing SKPD sudah harus menyampaikannya kepada LPSE Pemkab Kepahiang jika anggaran proyeknya diatas Rp 200 juta. Sedangkan untuk dibawah angka tersebut bisa dengan penunjukan langsung. \"Buktinya di LPSE juga SPKD lamban memberikan informasi terkait belanja modalnya. Sehingga realisasi APBD kita yang rendah ini kalau mau dirubah harus diperbaiki secara bersama melalui masing-masing SKPD,\" jelas Wabup. Sementara itu, berdasarkan pelaksanaan koordinasi badan anggaran (banggar) DPRD Kepahiang ke Kementrian Keuangan RI (Kemenkeu). Diketahui penyerapan APBD Kepahiang tahun 2013 ini dinilai paling rendah se-Indonesia. Hal ini karena serapan pada APBD tahun ini baru dilaporkan 30 persen atau sekitar Rp 12 miliar ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). \"Memang serapan APBD kita ini dibilang terendah se Indonrsia oleh Kemenkeu karena baru sekitar Rp 12 miliar dari Rp 40 miliar atau baru 30 persen,\" ujar anggota banggar DPRD Kepahiang, Edwar Samsi SIP MM. (505)
Wabup Salahkan SKPD
Selasa 24-09-2013,16:15 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 17-09-2026,11:12 WIB
Meta One Resmi Meluncur, Paket Instagram hingga WhatsApp Mulai Rp52 Ribuan per Bulan
Kamis 17-09-2026,14:30 WIB
Usai Audit 17 Puskesmas, Inspektorat Mukomuko Bidik 120 Desa
Kamis 17-09-2026,11:01 WIB
25 Ribu Pelari Serbu GBK, Pelari Kenya Ikut Ramaikan MILO ACTIV Indonesia Race 2026
Kamis 17-09-2026,16:57 WIB
Sidang Perkara Perdata, Saksi Pastikan 12 Akta Dibacakan Sebelum Ditandatangani
Kamis 17-09-2026,14:28 WIB
1.000 Aparatur Desa di Mukomuko Belum Terlindungi BPJS Ketenagakerjaan
Terkini
Kamis 17-09-2026,16:57 WIB
Sidang Perkara Perdata, Saksi Pastikan 12 Akta Dibacakan Sebelum Ditandatangani
Kamis 17-09-2026,16:50 WIB
Kepala SMKN 1 Bengkulu Dipanggil Disdikbud, Sanksi Tunggu Keputusan Sekda dan BKD
Kamis 17-09-2026,14:33 WIB
Siap Digunakan, Kapolres Mukomuko Resmikan Jembatan Merah Putih Presisi
Kamis 17-09-2026,14:30 WIB
Usai Audit 17 Puskesmas, Inspektorat Mukomuko Bidik 120 Desa
Kamis 17-09-2026,14:28 WIB