BENGKULU,BE - Kasus dugaan korupsi proyek break water (penahan gelombang) milik Administrasi Pelabuhan (Adpel) Pulau Baai terus bergulir. Kemarin (30/7), Penyidik Direktorat Reserse Kriminal (Ditreskrim) Polda Bengkulu kembali melanjutkan penyidikan dengan memeriksa 2 panitia lelang, yakni Emi Sulastri dan M Soib. Kedua panitia lelang tersebut diperiksa 3 jam, mulai pukul 10.00 WIB hingga 13.00 WIB. Direktur Reskrim Khusus Polda Bengkulu, Kombes Pol Drs SM Mahendra Jaya melalui Kasubdit III Tindak Pidana Korupsi, Kompol Ramon Zamora G SIk mengatakan, pemeriksaan kedua panitia tersebut lanjutan pemeriksaan terhadap 2 orang panitia lainnya pada Senin (29/7) lalu. Pemeriksaan keduanya pun masih sebagai saksi dalam kasus proyek yang bernilai Rp 14 miliar itu. ”Ini lanjutan dari pemeriksaan sebelum panitia lelang sebelumnya. Kita memangil keduanya masih dalam kapasitas sebagai untuk mendapatkan informasi mengenai pelelangan proyek tersebut,\" kata Ramon. Meskipun penyidik sudah memeriksa beberapa orang saksi, namun sejauh ini penyidik belum bisa menaksir jumlah kerugian negara akibat kasus itu. Menurutnya, kerugian baru bisa ditaksir setelah menuntaskan pemeriksaan saksi- saksi. \"Untuk menentukan total kerugian dan tersangka tunggu pemeriksaan saksi selesai dulu, karena masih ada beberapa saksi lagi yang akan kami periksa,\" tukasnya. Sementara kedua panitia lelang proyek Emi Sulastri dan M Soib langsung menuju mobilnya usai menjalani pemeriksaan.(400)
Lagi, Dua Panitia Lelang Diperiksa
Rabu 31-07-2013,11:07 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 03-11-2026,22:35 WIB
Eks Kapolri Hingga Perwira Polri Jadi Tersangka Penyadapan Ilegal Milik Presiden
Rabu 04-11-2026,11:19 WIB
Begini Cara Cek Penerima Bansos Beras 10 Kg dan BPNT Sembako via HP
Rabu 04-11-2026,11:58 WIB
Cek Zodiakmu! Ini Warna dan Hari Hoki yang Bisa Mendukung Keberuntunganmu Sepanjang November
Rabu 04-11-2026,12:35 WIB
Pertamina dan SPBU Swasta Kompak Pertahankan Harga BBM Mulai 1 November 2026
Rabu 04-11-2026,10:09 WIB
Menko Yusril Tegaskan Penetapan Tersangka Jenderal LSP Bukan Kasus Makar
Terkini
Rabu 04-11-2026,16:45 WIB
Mensesneg Prasetyo Hadi Buka Suara soal Dugaan Penyadapan Nomor Gibran
Rabu 04-11-2026,16:05 WIB
Kapolresta Bengkulu Ancam Copot Jabatan Polisi yang Masuk THM
Rabu 04-11-2026,15:56 WIB
Mulai Desember, Seluruh Pengiriman CPO Bengkulu Ditargetkan Wajib Berlabel Asal Daerah
Rabu 04-11-2026,15:51 WIB
SBY Sentil Kasus Penyadapan Ilegal Lewat Cuitan Politik Liar
Rabu 04-11-2026,15:35 WIB