TUBEI, BE – Guna menekan laju pertumbuhan penduduk secara nasional, Pemerintah Pusat menggalakan kembali program Keluarga Berencana. Di Kabupaten Lebong sendiri untuk tahun 2012 yang lalu tercatat sebanyak 15.816 akseptor KB aktif. Di tahun 2013 ini Lebong menargetkan penambahan pengguna KB aktif sebanyak 7.408 orang. Hal Ini diungkapkan Plt Kepala BPMPPKB Lebong Syahroni Ssos melalui Kabid KB M Manher kepada wartawan kemarin. \"Untuk mencapai target akseptor baru tersebut, kita menggalakkan penyuluhan KB kepada masyarakat melalu petugas penyuluh di lapangan. Kita juga didukung dengan penyediaan alat-alat kontrasepsi dari provinsi. Mudah-mudahan target ini bisa tercapai sehingga laju pertumbuhan penduduk di Kabupaten Lebong bisa dikontrol,\" kata Maher Ditambahkan Maher, untuk tahun 2012 yang lalu, dari 15.816 peserta KB aktif sebanyak 1.787 orang menggunakan alat Kontrasepsi IUD, sebanyak 192 orang menggunakan alat kontrasepsi MOW, sebanyak 31 orang mengikuti KB MOP, sebanyak 446 orang menggunakan alat kontrasepsi Kondom, sebanyak 2.000 orang menggunakan alat kontrasepsi Implan dan sebanyak 5.560 orang menggunakan alat kontrasepsi suntikan. \"Dalam perjalanan mencapai target akseptor baru ini, kita juga masih mengalami kendala terutama untuk penyuluh karena saat ini hanya ada 17 penyuluh untuk 13 kecamatan dan 113 desa. Idealnya penyuluh untuk setiap kecamatan yakni sebanyak 3 orang. Namun untuk mengatasi kekurangan penyuluh ini kita melakukan koordinasi dengan dinas kesehatan melalui puskesmas-puskesmas yang ada di setiap wilayah,\" pungkas Maher.(***)
Ditargetkan 7408 Akseptor Baru
Jumat 12-07-2013,15:50 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 17-09-2026,14:30 WIB
Usai Audit 17 Puskesmas, Inspektorat Mukomuko Bidik 120 Desa
Kamis 17-09-2026,11:12 WIB
Meta One Resmi Meluncur, Paket Instagram hingga WhatsApp Mulai Rp52 Ribuan per Bulan
Kamis 17-09-2026,11:01 WIB
25 Ribu Pelari Serbu GBK, Pelari Kenya Ikut Ramaikan MILO ACTIV Indonesia Race 2026
Kamis 17-09-2026,14:28 WIB
1.000 Aparatur Desa di Mukomuko Belum Terlindungi BPJS Ketenagakerjaan
Kamis 17-09-2026,11:39 WIB
BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome
Terkini
Kamis 17-09-2026,16:57 WIB
Sidang Perkara Perdata, Saksi Pastikan 12 Akta Dibacakan Sebelum Ditandatangani
Kamis 17-09-2026,16:50 WIB
Kepala SMKN 1 Bengkulu Dipanggil Disdikbud, Sanksi Tunggu Keputusan Sekda dan BKD
Kamis 17-09-2026,14:33 WIB
Siap Digunakan, Kapolres Mukomuko Resmikan Jembatan Merah Putih Presisi
Kamis 17-09-2026,14:30 WIB
Usai Audit 17 Puskesmas, Inspektorat Mukomuko Bidik 120 Desa
Kamis 17-09-2026,14:28 WIB