BENGKULUEKSPRESS.COM – Menyambut Ramadan dan Idulfitri 2026, Indosat Ooredoo Hutchison memprediksi akan terjadi lonjakan trafik data yang signifikan di sejumlah wilayah di Sumatra seiring meningkatnya aktivitas digital masyarakat selama periode mudik dan silaturahmi.
Beberapa daerah diperkirakan mengalami peningkatan penggunaan data yang cukup tinggi. Wilayah Lampung Tengah diprediksi mencatatkan kenaikan trafik data tertinggi dengan estimasi lebih dari 35 persen.
Sementara itu, wilayah Deli Serdang di Sumatra Utara diperkirakan mengalami pertumbuhan trafik sekitar 20 persen, dan Lampung Utara diprediksi meningkat hingga 44 persen.
Lonjakan trafik ini dipicu oleh meningkatnya aktivitas digital masyarakat selama Ramadan, seperti video call dengan keluarga, berbagi momen di media sosial, hingga mengakses berbagai konten hiburan digital.
BACA JUGA:Indosat Luncurkan #LebihBaikIndosat 'You Only Need One' untuk Ramadan dan Idulfitri
BACA JUGA:Indosat Perkuat 75 Jalur Mudik dan 790 Titik Strategis Lewat Program #LebihBaikIndosat
Untuk mengantisipasi hal tersebut, Indosat memperkuat kesiapan jaringan melalui kampanye #LebihBaikIndosat yang menghadirkan berbagai inovasi dan peningkatan layanan bagi pelanggan selama Ramadan.
Salah satu langkah utama adalah penguatan jaringan di lebih dari 75 jalur mudik serta lebih dari 790 titik strategis atau Point of Interest (POI) di seluruh Indonesia.
Pemantauan jaringan dilakukan secara intensif selama 24 jam untuk memastikan layanan tetap stabil baik di kota besar maupun daerah tujuan mudik.
Indosat juga menguji kesiapan jaringan melalui program Ekspedisi Jaringan Andal dalam rangkaian #DVET Perjalanan Menjadi Lebih Baik bersama Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik.
Perjalanan dari Jakarta menuju Yogyakarta tersebut menjadi uji langsung performa jaringan dalam kondisi mobilitas tinggi, seperti yang dialami masyarakat saat mudik.
Selain penguatan jaringan, Indosat juga menghadirkan inovasi digital melalui aplikasi Sahabat AI yang dirancang untuk membantu masyarakat mendapatkan informasi, menyusun ide, hingga menyelesaikan berbagai kebutuhan harian secara lebih mudah dan natural.
Teknologi ini dikembangkan dengan dukungan dari NVIDIA dan dirancang agar memahami bahasa serta konteks lokal Indonesia.
Tidak hanya menghadirkan kemudahan, Indosat juga memperkuat perlindungan digital melalui fitur Anti-Spam dan Anti-Scam berbasis kecerdasan buatan.
Sejak diluncurkan pada Agustus 2025, fitur tersebut telah mendeteksi dan menghadang lebih dari dua miliar panggilan, pesan, dan tautan berbahaya yang terindikasi spam maupun penipuan.