Dorong Bengkulu Jadi Pusat Industri dan Logistik Sumatera, Helmi Hasan Usulkan PSN ke Bappenas
Helmi Hasan-IST-
BENGKULUEKSPRESS.COM - Pemerintah Provinsi Bengkulu semakin serius mendorong percepatan pembangunan infrastruktur strategis. Gubernur Bengkulu Helmi Hasan mengusulkan pembangunan kawasan industri dan jalur kereta api di Bengkulu agar masuk dalam daftar Proyek Strategis Nasional (PSN).
Usulan tersebut disampaikan Helmi Hasan saat audiensi bersama Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) belum lama ini. Menurutnya, penetapan sebagai PSN akan menjadi kunci percepatan pembangunan sekaligus membuka peluang investasi besar di Bengkulu.
“Bengkulu tidak boleh hanya menjadi daerah penonton. Kita harus menjadi bagian dari arus besar pembangunan nasional,” tegas Helmi Hasan.
Ia mengungkapkan, Presiden Prabowo Subianto saat ini tengah merancang pengembangan transportasi jalur kereta api di Pulau Sumatera. Peluang tersebut, kata Helmi, harus dimanfaatkan agar Bengkulu terkoneksi langsung dengan jaringan transportasi nasional.
BACA JUGA:BPBD Kota Bengkulu Dilengkapi Gedung Pusdalops, Perkuat Pusat Kendali Penanggulangan Bencana
“Presiden sedang merancang jalur kereta api di Sumatera. Kita mengusulkan agar Bengkulu juga masuk dalam jaringan rel kereta yang akan dibangun,” ujar Helmi Hasan.
Menurutnya, terdapat dua program utama yang diusulkan menjadi PSN, yakni pembangunan kawasan industri Bengkulu dan pembangunan jalur kereta api. Kedua program ini dinilai saling terintegrasi untuk memperkuat peran Bengkulu sebagai pintu distribusi dan industri.
“Ada dua program yang kami dorong masuk PSN, pertama pembangunan kawasan industri Bengkulu dan kedua pembangunan jalur kereta api,” jelasnya.
Helmi Hasan menambahkan, rencana pembangunan jalur kereta api yang menghubungkan Bengkulu dengan Palembang sebenarnya telah dirancang sejak beberapa tahun lalu, bersamaan dengan proyek jalan Tol Bengkulu–Lubuklinggau. Namun hingga kini realisasinya belum berjalan.
“Padahal jalur ini sangat strategis untuk angkutan barang, terutama batubara dari Sumatera Selatan yang bisa langsung dibawa ke Pelabuhan Pulau Baai,” kata Helmi.
Sementara itu, kawasan industri Bengkulu direncanakan berada di kawasan Pelabuhan Pulau Baai dengan luas lahan lebih dari 100 hektare. Kawasan ini disiapkan sebagai pusat industri dan logistik terpadu.
“Kawasan industri di Pulau Baai ini kami siapkan untuk mendukung hilirisasi dan membuka lapangan kerja seluas-luasnya bagi masyarakat Bengkulu,” pungkas Helmi Hasan.
Dengan masuknya dua proyek tersebut ke dalam PSN, Pemerintah Provinsi Bengkulu optimistis pembangunan infrastruktur strategis akan berjalan lebih cepat dan memberikan dampak nyata bagi pertumbuhan ekonomi daerah.(**)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:



