HONDA BANNER

Ini Dia 5 Strategi Agar Tetap Tenang dalam Kondisi Apapun

Ini Dia 5 Strategi Agar Tetap Tenang dalam Kondisi Apapun

Teknik agar dapat berpikir lebih tenang -Youtube -

BENGKULUEKSPRESS.COM - Pernahkah Anda merasa bahwa pikiran Anda seolah-olah bukan milik Anda sendiri? Di saat Anda ingin merasa tenang dan santai, tiba-tiba rasa gugup, cemas, atau amarah justru datang menguasai.

Fakta menariknya, ketenangan mental bukanlah bakat bawaan lahir, melainkan sebuah "otot" yang bisa dilatih. Tokoh besar seperti Marcus Aurelius pun melatih dirinya hingga bisa tetap tenang di tengah kekacauan perang.

Artikel ini akan mengupas lima teknik atau brain hacks untuk merebut kembali kendali atas otak Anda dan mencapai ketenangan sejati.

1. Memahami Dikotomi Kendali

Langkah awal untuk memiliki mental tahan banting adalah memahami bahwa di dunia ini hanya ada dua hal: apa yang 100% di bawah kendali kita dan apa yang 100% di luar kendali kita.

Fokuslah hanya pada respon, pikiran, dan usaha Anda sendiri. Jika terjadi kemacetan (luar kendali), berhentilah mengeluh dan alihkan fokus pada apa yang bisa dilakukan saat itu, seperti mendengarkan podcast edukatif.

BACA JUGA:3 Manfaat Salicylic Acid Untuk Kulit dan Cara Pengaplikasiannya

BACA JUGA:Jaga Kota Tetap Indah, Warga di Kota Bengkulu Pertahankan Kebiasaan Gotong Royong

2. Menerapkan Seni "Bodo Amat"

Bodo amat bukan berarti apatis, melainkan secara sadar menerima hal-hal yang biasanya melukai ego atau memicu kecemasan. Ada dua penjara mental utama: ego yang tersakiti dan takut terlihat gagal.

Dengan menerima kemungkinan bahwa Anda bisa saja salah atau tidak terlihat sempurna, Anda berhenti berperang dengan realita dan menjadi lebih kuat secara mental.

3. Teknik Premeditatio Malorum

Teknik ini digunakan oleh para filsuf Stoa untuk mempersiapkan diri menghadapi skenario terburuk. Caranya adalah dengan membayangkan hal buruk yang mungkin terjadi di pagi hari dan membuat rencana untuk menghadapinya.

Ini mengubah kecemasan yang abstrak menjadi sesuatu yang nyata dan dapat dihadapi dengan rencana yang matang.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: