DPRD Kota Bengkulu Dorong Penataan Belungguk Point Tembus Jalan Soeprapto
Komisi II DPRD KOTA Bengkulu saat mengunjungi kawasan Belungguk Point-IST-
BENGKULUEKSPRESS.COM – DPRD Kota Bengkulu menyatakan dukungan penuh terhadap pembangunan kawasan Belungguk Point yang dinilai mampu menghidupkan kembali pusat aktivitas kota, khususnya di kawasan jalan dari Simpang Lima hingga Simpang Skip.
Dukungan tersebut sekaligus disertai harapan agar penataan kawasan dapat dilanjutkan hingga Simpang Masjid Jamik.
Hal ini disampaikan Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Bengkulu yang juga anggota Badan Anggaran (Banggar), Asman, saat melakukan peninjauan langsung ke lokasi pembangunan Belungguk Point bersama jajaran terkait.
Asman menjelaskan, kunjungan DPRD dilakukan untuk memastikan seluruh item pekerjaan yang dilaksanakan telah sesuai dengan rencana kerja dan anggaran (RKA) yang disepakati.
Ia menegaskan, sejak awal DPRD telah meminta data yang lengkap dan solid, mulai dari pembongkaran bangunan lama hingga pengembangan fisik kawasan.
BACA JUGA:Nataru 2025-2026 di TMII, Bank Raya dan Visa Perkenalkan Kartu Digital Debit Visa
“Dari awal pengerjaan, pembongkaran bangunan lama ini kan membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Setelah itu baru dikembangkan fisiknya, mulai dari penataan, lampu-lampu, hingga elemen pendukung lainnya. Semua item pekerjaan ini sudah kami bahas di dewan, termasuk nilai anggarannya,” ujar Asman.
Menurutnya, saat ini DPRD turun langsung untuk melihat hasil fisik di lapangan dan memastikan kualitas pekerjaan benar-benar sesuai dengan spesifikasi yang telah ditetapkan. Ia menekankan pentingnya penggunaan anggaran secara tepat sasaran agar tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari.
“Kami tentu sebagai pihak dewan mendukung penuh program ini, sepanjang spek dan item pekerjaan yang dianggarkan benar-benar diterapkan di lapangan dan tidak ada pekerjaan yang menyimpang dari RKA,” tegasnya.
Asman menilai, dengan anggaran yang ada, kualitas pembangunan Belungguk Point sejauh ini sudah cukup baik. Apalagi, panjang kawasan yang ditata mencapai kurang lebih satu kilometer.
Namun demikian, ia mengakui masih terdapat beberapa sisi kawasan yang belum sepenuhnya hidup, khususnya di bagian jalan Soeprapto.
Ke depan, DPRD berharap kawasan ini dapat berkembang lebih merata dan menjadi magnet baru bagi aktivitas masyarakat.
“Kalau ini sesuai dengan ekspektasi dan mampu membuat Bengkulu lebih dinamis serta menarik pengunjung, kami mendorong wali kota agar pembangunan ini bisa dilanjutkan sampai ke Masjid Jamik. Artinya, jalur Soeprapto ini bisa hidup kembali,” jelasnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


