Sopir Angkutan Sampah Keluhkan Akses TPA Air Sebakul, DPRD Janjikan Solusi Cepat
Sopir Angkutan Sampah Keluhkan Akses TPA Air Sebakul, DPRD Janjikan Solusi Cepat-IST-
BENGKULUEKSPRESS.COM – Puluhan sopir angkutan sampah mendatangi Kantor DPRD Kota Bengkulu, Jumat (9/1/2026), untuk menyuarakan persoalan serius yang mereka hadapi saat beroperasi.
Sedikitnya 28 sopir mengikuti hearing bersama anggota dewan dan perwakilan Pemerintah Kota Bengkulu, termasuk Dinas Lingkungan Hidup (DLH).
Dalam pertemuan tersebut, para sopir menyoroti kondisi akses jalan menuju Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Air Sebakul yang semakin memprihatinkan.
Jalan yang kerap dilintasi kendaraan bertonase besar kini rusak parah, berlubang, dan dipenuhi lumpur, sehingga menyulitkan armada pengangkut sampah berukuran kecil.
Akibatnya, proses pembuangan sampah kerap terhambat. Tidak jarang kendaraan terjebak di lintasan berlumpur, memicu antrean panjang dan berpotensi mengganggu pengangkutan sampah dari kawasan permukiman warga.
BACA JUGA:Curangi Timbangan, Pedagang Pasar Panorama Terancam Dicabut Izinnya
BACA JUGA:Dorong Bengkulu Jadi Pusat Industri dan Logistik Sumatera, Helmi Hasan Usulkan PSN ke Bappenas
Menanggapi keluhan tersebut, anggota DPRD Kota Bengkulu, Irman Sawiran, menyatakan pihaknya akan berkoordinasi dengan jajaran Pemkot untuk mencari langkah penanganan yang paling memungkinkan dalam waktu dekat.
“Kondisi ini tidak bisa dibiarkan berlarut-larut karena berdampak langsung pada pelayanan kebersihan. Kami akan duduk bersama pemerintah daerah untuk merumuskan solusi agar aktivitas angkut sampah kembali lancar,” tegas Irman.
Hearing tersebut juga dihadiri Kepala Satpol PP Kota Bengkulu, Sahat Situmorang, serta perwakilan DLH. Pihak DLH mengakui kerusakan jalan di kawasan TPA diperparah oleh intensitas kendaraan berat milik dinas yang melintas setiap hari.
Sementara itu, Kasatpol PP memastikan jalannya pertemuan berlangsung kondusif. Ia menegaskan pengamanan dilakukan secara persuasif dengan mengutamakan komunikasi agar aspirasi para sopir dapat tersampaikan dengan baik.
Saat ini, DPRD dan Pemkot Bengkulu tengah mengkaji sejumlah opsi, mulai dari perbaikan jalan sementara hingga pengaturan teknis lalu lintas armada di area TPA, guna mencegah terulangnya hambatan operasional pengangkutan sampah. (*)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:



