Rumah Nelayan Rp 7 Miliar

Rumah Nelayan Rp 7 Miliar

BENTENG, Bengkulu Ekspress - Pemerintah Daerah (Pemda) melalui Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (DPKPP) Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng) sedang memperjuangkan anggaran pembangunan rumah nelayan.

Dari koordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) RI, anggaran rumah nelayan telah tersedia sejak 2019 lalu.\"Dana yang disiapkan untuk pembangunan rumah nelayan sebesar Rp 7 miliar,\" ungkap Kepala DPKPP Benteng, Drs Hendri Donal SH MH, kemarin.

Diakui Hendri Donal, dana tersebut tak terealisasi dikarenakan Pemda Benteng belum menyerahkan syarat secara lengkap. Tak ingin hal itu terjadi lagi, lanjutnya, pihaknya sudah mempersiapkan semua persyaratan dan akan melakukan koordinasi lagi ke Kementerian PUPR.

Mewujudkan hal itu, Hendri Donal mengatakan, pihaknya miminta bantuan dengan anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI daerah pemilihan (Dapil) Provinsi Bengkulu. Yaitu, Sultan Najamudin, H Ahmad Kanedi, Eni Khairani dan Riri Damayanti.

\"Besar harapan kami agar anggota DPD RI bisa menfasilitasi kamu bertemu dengan Menteri PUPR. Sehingga, pembangunan rumah nelayan bisa diakomodir tahun 2020 ini,\" harapnya.

Disampaikan Hendri, Rumah nelayan akan dibangun diatas lahan seluas 1,5 hektare yang terletak di Desa Pasar Pedati, Kecamatan Pondok Kelapa. Lahan tersebut juga telah bersertifikat dan berstatus aset Pemda Benteng.

Hendri menuturkan, calon penerima yang diusulkan berjumlah 40 orang yang berasal dari berbagai desa.Desa Pekik Nyaring, Pondok Kelapa, Pasar Pedati dan nelayan dari Desa Padang Betuah. Kriterianya, penerima belum memiliki rumah dan berprofesi sebagai nelayan yang dibuktikan dengan surat pernyataan bermaterai.

\"Pemda Benteng juga telah menyiapkan dana senilai Rp 500 juta untuk pembangunan fasilitas umum. Seperti jalan, sanitasi, listrik dan siring,\" tandasnya.(135)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: