Bisnis Sembako, Bimex Gandeng Bulog

Bisnis Sembako, Bimex Gandeng Bulog

BENGKULU, bengkuluekspress.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu mendorong Perusahaan Daerah (PD) Bimex untuk bekerjasama dengan Bulog Divre Bengkulu. Kerjasama ini untuk membuka usaha baru bidang sembako. Kepala Biro Administrasi Perekonomian dan Sumber Daya Alam (SDM) Setdaprov Bengkulu, Dr Anzori Tawakal ST MSi mengatakan, kerjasama itu dalam bisnis penyaluran sembako ke masyarakat. Mulai dari beras, gula pasir, minyak, daging beku hingga bahan pokok lainnya.

“Bisnis jangka pendek dan menengah ini harus tetap diambil,” terang Anzori kepada BE, kemarin (2/2).

Dijelaskannya, penyaluran sembako ini menjadi penting untuk dilakukan. Sebab, bensarnya omzet Bulog karena mampu menyalurkan sembako kepada masyarakat. Sehingga masyarakat bisa terbantu dengan mendapatkan sembako harga murah. “Sembako ini menjadi omzet yang besar,” tambahnya.

Untuk menyehatkan PD Bimex dari kondisi sakit seperti saat ini, ia mengaku tidak perlu harus berpikir besar dengan mengambil bisnis yang besar. Cukup menjalankan bisnis yang mampu dijangkau agar pendapatkan yang didapatkan oleh PD Bimex menjadi besar. Sebab, tahun ini pemprov dan DPRD Provinsi tidak memberikan penyertaan modal terlebih dahulu sebelum PD Bimex sehat. “Bimex ini harus disehatkan,” papar Anzori.

Apalagi, lanjutnya, saat ini DPRD dan pemprov sedang menggodok raperda untuk meningkatan status PD Bimex menjadi PT. Untuk itu, menyehatankan Bimex memang harus dilakukan olehdireksi baru. “Pemprov tidak main-main dengan BUMD yang ada, karena sekarang ini yang sehat itu cuma Bank Bengkulu,” bebernya.

Sementara itu, Direktur Utama PD Bimex Bengkulu, Frentindo mengatakan semua rencana bisnis telah disiapkan, rermasuk rencana kerjasama bisnis dengan mitra agar pendapatkan Bimex menjadi lebih meningkat. “Semua kita siapkan secara bertahap. Apapun bentuk bisnisnya kita akan kerjakan, asalkan Bimex bisa memberikan kontribusi untuk daerah,” tutup Frentindo yang juga Politisi Golkar. (151)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: