Dishub Mukomuko Petakan Zona Merah Kecelakaan, Rambu Minim Jadi Ancaman
Novria Eka Putra, S.STP--
BENGKULUEKSPRESS.COM– Para pengguna jalan yang melintasi jalur utama di Kabupaten Mukomuko kini diminta ekstra waspada. Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Mukomuko resmi merilis pemetaan terbaru terkait sejumlah titik rawan kecelakaan atau "zona merah" yang selama ini kerap memakan korban jiwa.
Langkah ini menjadi peringatan dini bagi pengendara, baik roda dua maupun roda empat, terutama saat melintasi area tikungan tajam dan jembatan yang tersebar di sepanjang jalan raya kabupaten.
keamanan jalan di Mukomuko saat ini berada pada level yang mengkhawatirkan. Berdasarkan hasil identifikasi lapangan, Dishub menemukan fakta bahwa banyak lokasi potensi bahaya yang justru belum dilengkapi dengan rambu peringatan yang memadai.
lagi, kondisi markah jalan yang seharusnya menjadi pemandu utama pengendara terpantau mulai memudar. Hal ini menjadi risiko fatal, mengingat fungsi visual jalan sangat krusial untuk mencegah kendaraan keluar jalur.
Kondisi saat ini menunjukkan banyak lokasi strategis yang seharusnya memiliki rambu jelas, namun belum terpenuhi. Inilah faktor utama mengapa angka kecelakaan di wilayah kita tetap tinggi," ungkap Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Mukomuko, Novria Eka Putra.
BACA JUGA:Jembatan 'Garuda' Mulai Dibangun, Akses Terisolasi di Pondok Suguh Segera Terbuka
BACA JUGA:Penangguhan Penahanan Refpin Ditentukan 9 April, Surat Jaminan Rieke Jadi Sorotan
Novria menekankan bahwa markah jalan yang tegas sangat vital, terutama saat jarak pandang terbatas seperti di malam hari atau saat diguyur hujan deras. Tanpa panduan visual yang baik, pengendara akan kesulitan mengantisipasi tikungan maut atau menyempitnya badan jalan di area jembatan.
Meski kebutuhan perbaikan sarana prasarana (sarpras) ini mendesak, Dishub mengakui terbentur keterbatasan anggaran APBD. Saat ini, pihaknya tengah berupaya melakukan langkah darurat dengan mengajukan bantuan teknis ke Pemerintah Provinsi Bengkulu.
Kami sedang mengevaluasi menyeluruh kondisi markah jalan yang ada. Harapannya, usulan bantuan ke provinsi segera dipenuhi agar kita bisa segera bertindak meningkatkan keamanan lalu lintas," tambahnya.
menunggu perbaikan fasilitas dilakukan, Dishub Mukomuko mengimbau seluruh masyarakat untuk menurunkan kecepatan dan tidak memacu kendaraan secara ugal-ugalan, terutama di zona yang minim penerangan.
menegaskan bahwa keselamatan di jalan raya adalah tanggung jawab bersama. Kedisiplinan pengendara menjadi kunci utama untuk menghindari tragedi di aspal.
Kami meminta masyarakat lebih waspada. Jangan abai pada kondisi jalan demi keselamatan nyawa Anda dan keluarga," tutup Novria. (**)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


