BENGKULU, BE - Ribuan nelayan RW 2 Kelurahan Sumber Jaya meminta kepada pemerintah agar segera menerbitkan sertifikat 35,5 hektar lahan yang saat ini menjadi tempat mereka berhuni. Sebab, Presiden RI Joko Widodo telah menjanjikan hal ini saat berkunjung ke Bengkulu, tahun lalu. Hal ini ditegaskan oleh Ketua RW 2 Kelurahan Sumber Jaya, Samsul Bahri. Ia menegaskan, saat ini rakyat hidup dalam kecemasan dan ketidakpastian. Dalam beberapa waktu terakhir, para nelayan merasa kehidupan mereka terombang-ambing. \"Dari dulu sampai saat ini kita harus berhadapan dengan cuaca buruk. Sekarang kita harus menghadapi larangan trawl. Belum lagi selesai kita harus menghadapi kenaikan BBM. Kalau semua beban ini ditambah dengan ketidakpastian atas lahan tempat dimana kami hidup, anda semua pasti bisa membayangkan bentuk kecemasan yang kami rasakan,\" katanya dalam acara desiminasi pembangunan sektor kelautan/perikanan dan masyarakat pesisir yang berbasis komunitas nelayan Kota Bengkulu di Hotel Raffles City, kemarin (31/3). Ia menegaskan, nelayan tidak akan pernah mengganggu aktifitas PT Pelindo II Cabang Bengkulu di kawasan yang dikenal dengan sebutan Pulai Baai tersebut. Menurutnya, lahan 1.200 hektar merupakan kawasan yang cukup luas untuk mendirikan sebuah pelabuhan raksasa di Indonesia tanpa harus mengusir warga dari lahannya. \"Di kawasan itu kan masih banyak sawit dan hutan yang kosong. Kami warga tidak pernah mengganggu aktifitas PT Pelindo kok. Kami juga mendukung pengembangan Pulau Baai sebagai aset Bengkulu yang akan mendatangkan kesejahteraan bagi rakyat. Tapi bukan dengan cara meminggirkan rakyat,\" tukasnya. Sementara Kabag Humas Setda Kota, Dr H Salahuddin Yahya MSi, mengutarakan, Pemerintah Kota akan menyampaikan aspirasi warga ini kepada pemerintah pusat untuk ditindaklanjuti. \"Kami akan membuka komunikasi ke pusat terkait janji yang pernah disampaikan oleh Menteri Susi maupun Pak Presiden sendiri,\" sampainya. Ia sendiri selaku penyelenggara berharap agar semua aspirasi nelayan tertampung dan bisa dilaksanakan oleh Pemerintah Kota Bengkulu. \"Tujuan acara ini adalah untuk mewujudkan penggunaan sumber daya kelautan dan perikanan secara efisien, efektif, berkeadilan, dan berkelanjutan demi mewujudukan pembangunan masyarakat yang sejahtera dan bermartabat,\" demikian Salahuddin. Hadir sebagai narasumber diantaranya Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Bengkulu, Danlanal Bengkulu, Kepala Bappeda Kota Bengkulu dan ratusan nelayan yang hadir sebagai peserta. (009)
Nelayan Minta Sertifikat
Rabu 01-04-2015,11:50 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 13-07-2026,09:00 WIB
Astra Motor Bengkulu Ajak Komunitas Kumpul Seru Bersama New Vario EVO 160 Lewat Vario Night Ride 2026
Senin 13-07-2026,13:13 WIB
Hotel Santika Bengkulu Angkat Menu Lokal Bagar Iga Jadi Sajian Andalan Juli
Senin 13-07-2026,13:07 WIB
Bukan Cuma Padamkan Api, Damkar Bengkulu Selatan Bantu Warga Ambil Kunci di Gorong-Gorong
Senin 13-07-2026,13:04 WIB
Inspektorat Lebong Minta OPD Segera Selesaikan Temuan TGR BPK RI
Senin 13-07-2026,13:29 WIB
Curi Kopi Senilai Rp100 Ribu, Lansia di Rejang Lebong Sepakat Damai dengan Ganti Rugi Rp8 Juta
Terkini
Senin 13-07-2026,15:51 WIB
Luar Biasa! Polda Bengkulu Sabet 5 Emas dan 10 Medali di Kejuaraan Taekwondo Kapolri Cup 7
Senin 13-07-2026,15:47 WIB
Wagub Mian Dorong Kepala Daerah Maksimalkan Pemutihan Pajak Kendaraan, PAD Bengkulu Ditarget Terus Meningkat
Senin 13-07-2026,15:45 WIB
Wagub Mian Hadiri HUT Ke-74 Desa Sumber Bening, Serahkan 150 Paket Sembako dan Bantuan Masjid
Senin 13-07-2026,15:43 WIB
Dua Putra-Putri Terbaik Bengkulu Lolos Paskibraka Nasional, Siap Bertugas di Istana Merdeka
Senin 13-07-2026,15:17 WIB