TALANG EMPAT, BE - Maraknya alih fungsi lahan di kawasan Bengkulu Tengah, tak terlepas dari beban hidup masyarakat yang semakin tinggi setiap tahunnya. Untuk mendapatkan penghasilan lebih baik guna memperbaiki perekonomian keluarga, banyak petani sawah beralih fungsi menjadi petani kebun dengan menanam Sawit dan Karet. Ternyata perpindahan profesi tersebut terjadi karena minimnya sarana dan prasarana pendukung yang didapat masyarakat. \'\'Untuk tetap menanam padi warga harus mengeluarkan dana tambahan sebab harus menyewa handtraktor untuk membajak sawah. Bukan hanya itu saja, jika musim panas sawahnya kering kita harus sewah mesin penyedot air untuk mengaliri air kesawah kita. Sebab kebanyakan lahan sawah inti tada hujan, sawahnya akan kering kalau musim panas,\" ungkap Yusuf (48) petani Kembang Seri saat diwawancarai BE kemarin. Disebutkan Yusuf, adapun fasilitas yang dibangun Pemerintah Daerah (Pemda) sejauh ini belum meringankan para petani baik dari segi biaya maupun dari sisi modal bercocok tanam. Setiap tahunya, petani masih kesulitan mencari pupuk, bahkan irigasi yang baru tidak berfungsi sebagaimana mestinya, bahkan sudah hancur meski baru beberapa bulan selesai dibangun. \"Setiap tahunya ada warga yang beralih dari sawah menjadi kebun, ada juga yang dijadikan lahan untuk rumah,\" ujarnya. Jika tidak diselesaikan segera maka kedepan Benteng dapat mengalami kekurangan pangan (beras), karena setiap tahunya 5 hektar lahan persawahaan beralih fungsi menjadi perkebunan. Kondisi tersebut terjadi karena para petani berpikiran lebih menguntungan mengelola perkebunan seperti sawit dan karet dari pada bersawah. Seperti yan dialami petani Desa Kembang Seri. Sebelumnya, disalah satu titik persawahaan memiliki luas lahan mencapai 150 Hektar. Tetap saat ini luasnya tinggal 120 hektar, sebab setiap tahunnya tidak kurang 5 hektar lahan sudah beralihfungsi karena ditanami sawit dan karet oleh pemiliknya. Usman (52) warga Kembang Seri lainya menuturkan, masyarakat lebih memilih menanam karet dan sawit ketimbang padi, dikarena hasilnya lebih menjanjika untuk memenuhi kebutuhan keluarga. (320)
Petani Sawah Beralih Tanam Sawit
Selasa 24-03-2015,16:15 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 29-10-2026,19:02 WIB
Pemkot Bengkulu Perkuat Sinergi OPD, Targetkan Layanan PAUD HI Terpenuhi pada 2027
Kamis 29-10-2026,19:05 WIB
Sekolah Rakyat Mukomuko Ditargetkan Terima Siswa Perdana Juli 2027
Kamis 29-10-2026,18:54 WIB
Program Bengkulu-ku Terang Benderang, Dishub Catat 1.948 Realisasi Lampu Jalan Sepanjang 2026
Kamis 29-10-2026,18:58 WIB
Tak Tunggu Tahapan Pemilu, KPU Mukomuko Benahi Data Pemilih Sejak Dini
Kamis 29-10-2026,18:51 WIB
Pemdes Wonosobo Salurkan BLT-DD, 10 KPM Terima Bantuan Tiga Bulan
Terkini
Jumat 30-10-2026,11:51 WIB
Ekspor Gas Indonesia Dipangkas, Singapura Justru Perkuat Kerja Sama Energi dengan Negara Lain
Jumat 30-10-2026,11:47 WIB
Rayakan 1 Tahun Sekolah Rakyat, Kemensos Gelar Beragam Layanan Gratis
Jumat 30-10-2026,11:40 WIB
Ketum GP Ansor Dorong Kedaulatan Digital Indonesia di National Cybersecurity Connect 2026
Jumat 30-10-2026,11:30 WIB
Raih 17 Medali, DKI Jakarta Kembali Jadi Juara Umum Kejurnas Catur 2026
Jumat 30-10-2026,11:21 WIB