Program Bengkulu-ku Terang Benderang, Dishub Catat 1.948 Realisasi Lampu Jalan Sepanjang 2026
Toni Hastri Putra--
BENGKULUEKSPRESS.COM – Pemerintah Kota Bengkulu terus memperkuat penerangan jalan melalui program Bengkulu-ku Terang Benderang. Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bengkulu kini fokus mempercepat pemasangan serta perbaikan Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) demi meningkatkan keamanan dan kenyamanan masyarakat.
Program yang digagas Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi bersama Wakil Wali Kota Ronny PL Tobing tersebut menjadi salah satu upaya pemerintah dalam menciptakan lingkungan perkotaan yang lebih terang, aman, dan nyaman, khususnya bagi warga yang beraktivitas pada malam hari.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Bengkulu, Toni Hastri Putra, Kamis (29/10/2026), mengatakan pihaknya terus mengoptimalkan pekerjaan di lapangan agar kebutuhan penerangan jalan di berbagai wilayah dapat terpenuhi.
Berdasarkan evaluasi hingga Oktober 2026, Dishub mencatat sejumlah capaian dalam pemasangan lampu baru, penggantian lampu rusak, hingga pemeliharaan jaringan penerangan jalan.
“Program Bengkulu-ku Terang Benderang bukan hanya soal pembangunan infrastruktur, tetapi juga bagaimana masyarakat bisa merasa lebih aman dan nyaman saat beraktivitas pada malam hari. Karena itu, kami terus melakukan pemasangan dan pemeliharaan agar penerangan jalan berfungsi optimal,” ujar Toni.
BACA JUGA:Pemdes Wonosobo Salurkan BLT-DD, 10 KPM Terima Bantuan Tiga Bulan
BACA JUGA:Polda Bengkulu Buka Lagi Kasus Dugaan Pencurian Sawit, Kuasa Hukum Soroti SP3
Ia menjelaskan, sepanjang tahun anggaran 2025, Dishub Kota Bengkulu telah menyelesaikan pemasangan 1.039 titik lampu baru. Selain itu, sebanyak 720 tindakan perbaikan dan pemeliharaan jaringan PJU juga telah dilakukan.
Sementara pada tahun anggaran 2026, Dishub menargetkan pemasangan 1.000 lampu baru. Hingga Oktober, realisasinya telah mencapai 901 unit atau sekitar 90,1 persen dari target yang ditetapkan.
Tak hanya pemasangan baru, penanganan lampu jalan yang rusak, mati, terbakar, maupun mengalami penurunan pencahayaan juga menjadi perhatian. Dari target awal 250 unit penggantian, realisasi hingga Oktober telah mencapai 487 unit.
Capaian tersebut menunjukkan bahwa penanganan lampu bermasalah telah melampaui target awal. Di sisi lain, pemeliharaan jaringan PJU telah mencapai 560 tindakan dari target 720 tindakan.
Secara keseluruhan, Dishub mencatat realisasi sebanyak 1.948 unit dalam rangkaian pekerjaan penerangan jalan sepanjang 2026. Capaian ini menjadi bagian dari upaya memperluas jangkauan penerangan sekaligus menjaga fasilitas yang sudah tersedia tetap berfungsi.
Toni menegaskan, pihaknya akan terus mengerahkan petugas untuk melakukan pemeriksaan dan penyisiran secara berkala. Langkah tersebut dilakukan agar kebutuhan penerangan yang belum terpenuhi dapat segera ditangani dan target pekerjaan hingga akhir tahun bisa tercapai.
Ia juga mengajak masyarakat berperan aktif dengan melaporkan lampu jalan yang padam atau mengalami kerusakan di lingkungan masing-masing. Informasi dari warga dinilai dapat membantu petugas menentukan lokasi yang perlu segera mendapat penanganan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

