Sekolah Rakyat Mukomuko Ditargetkan Terima Siswa Perdana Juli 2027
--
BENGKULUEKSPRESS.COM – Rencana pembangunan Sekolah Rakyat (SR) di Kabupaten Mukomuko terus bergerak. Jika seluruh tahapan berjalan sesuai jadwal, sekolah yang akan dibangun di Desa Tanah Rekah, Kecamatan Kota Mukomuko itu ditargetkan sudah bisa menerima siswa perdana pada Juli 2027.
Proyek pembangunan Sekolah Rakyat Mukomuko diperkirakan menelan anggaran sekitar Rp600 miliar hingga Rp700 miliar. Berdasarkan informasi yang diterima Pemerintah Kabupaten Mukomuko, pembangunan fisik kini sudah masuk proses lelang di pemerintah pusat.
Sementara dari sisi daerah, lahan sekitar 8,6 hektare telah disiapkan. Pematangan lahan dan kelengkapan dokumen juga terus dilakukan untuk memastikan pembangunan tidak terkendala ketika pekerjaan fisik dimulai.
Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Mukomuko, Faisal Amir, mengatakan pihaknya baru-baru ini kembali mengecek lokasi pembangunan. Dari hasil peninjauan tersebut, kondisi lahan dinilai sudah siap.
“Beberapa hari lalu kami turun lagi ke lokasi. Kalau untuk lahannya sudah siap, sejauh ini tidak ada persoalan yang mendasar. Tinggal beberapa hal yang menjadi bagian daerah kita selesaikan,” kata Faisal.
BACA JUGA:Pemkot Bengkulu Perkuat Sinergi OPD, Targetkan Layanan PAUD HI Terpenuhi pada 2027
BACA JUGA:Tak Tunggu Tahapan Pemilu, KPU Mukomuko Benahi Data Pemilih Sejak Dini
Salah satu pekerjaan yang masih menjadi tanggung jawab daerah adalah pengurusan dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) yang direncanakan dituntaskan pada 2027.
Menurut Faisal, pemerintah daerah pada prinsipnya bertanggung jawab menyiapkan lahan dan kelengkapan pendukung. Sedangkan pembangunan fisik dilaksanakan pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum (PU).
Faisal mengungkapkan, informasi terbaru yang diterima Pemkab Mukomuko menyebutkan proyek tersebut sudah memasuki proses lelang di tingkat pusat.
Nilai pembangunan diperkirakan berada pada kisaran Rp600 miliar hingga Rp700 miliar. Pengerjaan nantinya dilakukan secara bertahap dengan mendahulukan fasilitas utama.
“Informasi terakhir yang kami dapat, sekarang sudah masuk proses lelang. Kalau semuanya lancar, mudah-mudahan akhir tahun ini pekerjaannya sudah mulai,” ujarnya.
Pada tahap pertama, pembangunan direncanakan mencakup gedung sekolah, gedung administrasi, asrama hingga dapur.
Targetnya, fasilitas utama tersebut sudah rampung pada Juli 2027 sehingga penerimaan siswa perdana dapat dimulai pada tahun ajaran baru.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

