CURUP, BE - Setelah ditemukannya 1000 bibit ganja di kawasan Sindang Beliti Ulu (SBU) dan kasus penyalahgunaan ganja di kawasan tersebut, Camat SBU, Rahman Yuzer mengakui bila saat ini pihaknya membutuhkan pos pengamanan. Menurut Rahman, pos pengamanan yang ia maksud seperti polisi sektor (Polsek) dari pihak kepolisian ataupun Komando Rayon Militer (Koramil) di kawasan SBU. \"Beberapa waktu lalu kita pernah mengajukan pembangunan Polsek ataupun Koramil, namun karena minimnya dana belum terealisasi,\" ungkap Rahman. Namun, menurut Rahman ia berharap pembangunan pos pengamanan tersebut bisa segera terealisasi. Karena ia yakin bila pos pengamanan seperti Polsek maupun Koramil dibangun, maka bisa meminimalisir angka kriminalitas di kawasan SBU baik terkait peredaran dan penyalahgunaan Narkoba maupun aksi kriminalitas lainnya. Lebih lanjut ia menjelaskan, secara geografis kawasan SBU memang sangat potensial untuk pengembangan ganja. Karena kawasan SBU dikelilingi oleh bukit dan jurang sehingga sulit dijangkau. Kondisi tersebut akan mudah dimanfaatkan, terlebih lokasi pos pengamanan yang cukup jauh. \"Dengan adanya anggota TNI dan Polri, maka pengawasan di daerah kami bisa lebih diperketat, serta masyarakat akan lebih cepat melapor bila menemukan kejadian karena petugas sudah dekat,\" jelas Rahman. Pun begitu, Rahman mengakui saat ini pihaknya terus berusaha meminimalisir peredaran dan penyalahgunaan Narkoba di wilayahnya. Salah satu yang mereka lakukan yaitu dengan menggelar kegiatan sosialisasi terkait bahaya penyalahgunaan Narkoba. Seperti yang kita ketahui sebelumnya jajaran Kodim 0409 Rejang Lebong sekitar 100 bibit ganja di kawasan Kecamatan Sindang beliti Ulu. Bibit ganja siap tanam tersebut ditemukan tim gabungan dari Kodim dan Koramil Binduriang dikawasan perkebunan Desa Air Nau Kecamatan Sindang Beliti Ulu (SBU). Bibit ganja yang ditanam dalam polybag tersebut ditemukan pada Minggu (1/3) dini hari disebuah kebun cabai yang berjarak sekitar 5 kilometer dari permukiman warga. Dalam mengungkap kasus ini belasan anggota TNI turun langsung kelapangan. Mengingat medan yang cukup jauh petugas TNI harus berjalan kaki selama 4 jam dari permukiman warga. . Benar saja saat tiba dilokasi petugas menemukan sekitar 1000 bibit ganja. Bibit-bibit ganja tersebut sudah siap tanam dengan tinggi sekitar 20 hingga 25 centimeter. Setelah berhasil ditemukan kemudian anggota yang turun langsung memusnahkan barnag haram tersebut. Dan membawa sebagian kecil ke Makodim Rejang Lebong sebagai barang bukti. (251)
SBU Butuh Polsek dan Koramil
Rabu 04-03-2015,14:30 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 31-03-2026,11:36 WIB
Pembangunan Koperasi Merah Putih di Mukomuko Hadapi Deadline, 11 Desa Terancam Gagal Jika Lahan Tak Siap
Selasa 31-03-2026,13:41 WIB
Pemprov Bengkulu Usulkan 6 Titik Kampung Nelayan Merah Putih
Selasa 31-03-2026,11:26 WIB
Aksi Massal Bersih Pantai Usai Lebaran, Kapolda Bengkulu Kerahkan Ribuan Personel di 38 Titik
Selasa 31-03-2026,11:31 WIB
Kasus Labkesda Masuk Tahap Tuntutan, Jaksa Beberkan Peran Terdakwa
Selasa 31-03-2026,11:23 WIB
Dedikasi Kader dan Dukungan AHM Perkuat Transformasi Layanan Kesehatan Desa
Terkini
Selasa 31-03-2026,16:55 WIB
DPRD Kota Bengkulu Soroti Belanja Pegawai Bengkulu Capai 61 Persen APBD
Selasa 31-03-2026,16:54 WIB
Kapolresta Bengkulu Dukung Dua Petarung MMA Muda Bertanding di Shanghai
Selasa 31-03-2026,16:52 WIB
Indikator Keberhasilan Penataan, Kawasan Wisata di Kota Bengkulu Dipadati Wisatawan
Selasa 31-03-2026,16:50 WIB
Pemkot dan Polda Bengkulu Ajak Masyarakat Jaga Kebersihan Wisata
Selasa 31-03-2026,13:43 WIB