BENGKULU, BE - Kasus dugaan penyimpangan dana penyelenggaran haji Provinsi Bengkulu tahun 2014 dengan kerugian Rp 7,76 miliar masih data Pulbaket. Hal ini membuat kasus dugaan korupsi yang nilainya tidak sedikit ini ditakutkan belum bisa ditingkatkan ke penyidikan dalam waktu dekat ini. Hal ini disebabkan, tim penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) masih meneliti data dan dokumen yang ada dari dugaan korupsi yang diduga dana fiktif tersebut. \"Kasus dugaan korupsi dana haji saat ini masih data pulbaket, belum pasti ke penyidikan dalam waktu dekat ini,\" kata Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Bengkulu, Syahril Yahya SH MH melalui Kasi Penkum, Denny Zulkarnain SH MH. Ditambahkannya, jika penelitian dokumen tersebut sudah selesai tidak menutup kemungkinan kasus ini akan ditingkatkan ke penyidikan. Terkait dugaan korupsi ini jika sudah ke tingkat penyidikan, Kejati Bengkulu nantinya akan memanggil semua yang terkait dugaan penyimpangan dana haji. Termasuk Kemenag Pemprov, namun akan dilihat terlebih dahulu kapasitasnya seperti apa, jika perlukan kasus ini akan limpahkan ke pusat. Sebelumnya kasus ini mencuat setelah adanya laporan dari LSM GKBM (Gerakan Komunitas Bengkulu Maju) pada tanggal 20 November 2014 lalu. Dalam laporanya ke Kejati ketua LSM GKBM Bengkulu, H. M Syakirin Endar Ali mengatakan ada dugaan penyimpangan sebesar Rp 7,76 miliar dana penyelenggaraan haji tahun 2014. Dari jumlah Rp 7,76 miliar tersebut ada kefiktifan dari rincian anggaranya. Dana Yang diduga fiktif tersebut diantaranya honor panitia Rp 500 juta, perjalanan dinas sebesar Rp 596,5 juta, dana sewa gedung dan rumah Rp 3,25 miliar, jasa kantor Rp 1,9 miliar, anggaran makan minum Rp 310 juta dan pakaian kerja Rp 5 juta.(167)
Kasus Dana Haji Masih Pulbaket
Rabu 11-02-2015,13:25 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Sabtu 04-04-2026,15:01 WIB
Ratusan Warga Batu Kuning Terima Bantuan Pangan, Penyaluran Ditarget Rampung Dua Hari
Sabtu 04-04-2026,15:06 WIB
CJH Bengkulu Selatan Masuk Kloter 5, Berangkat 27 April 2026
Sabtu 04-04-2026,16:41 WIB
Dugaan Suap di Balik Ganti Rugi Tol Bengkulu–Taba Penanjung, Saksi Ungkap Penyerahan Uang ke Pejabat BPN
Sabtu 04-04-2026,14:41 WIB
123 Warga Batu Kuning Terima Bantuan Pangan, Pemdes Tegaskan Tak Boleh Diperjualbelikan
Sabtu 04-04-2026,17:46 WIB
Kunjungan Wisatawan Meningkat, PAD Lebong Ditarget Tembus Rp70 Juta
Terkini
Sabtu 04-04-2026,21:10 WIB
Heboh Cahaya Merah Melintas di Langit Sumatera, Diduga Fenomena Langit 2026
Sabtu 04-04-2026,19:59 WIB
Puting Beliung Terjang Selupu Rejang, Puluhan Rumah Rusak
Sabtu 04-04-2026,18:45 WIB
Baru 4 Tahun Jadi Jaksa, Harta Wira Arizona Capai Rp2,3 Miliar
Sabtu 04-04-2026,18:15 WIB
Hasil Riset Deep Intelligence Research (DIR): Sentimen Publik Terhadap Isu BBM Didominasi Kewaspadaan Tinggi
Sabtu 04-04-2026,18:08 WIB