KOTA MANNA, BE – Hingga kemarin hasil audit BPKP terkait hasil penyidikan dana bantuan sosial (Bansos) pengadaan buku di Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Bengkulu Selatan (BS) belum juga diterima Polres BS, padahal waktu tim auditor turun ke BS sudah dua bulan lalu. Oleh karena itu penyidik Polres pun akan mendatangi BPKP Bengkulu. “Untuk mengetahui nilai kerugian, Senin (8/9) kami akan koordinasi dengan BPKP,” kata Kapolres BS, AKBP Abdul Muis SIK melalui Kasat Reskrim, AKP Farouk Oktora SH SIK kemarin. Dari hasil koordinasi itu diharapkan dapat mengetahui berapa jumlah kerugian negara dari pengadaan buku yang menghabiskan anggaran sekitar Rp 1,5 M. “Jika hasil audit sudah kami dapat, kamipun dapat segera menetapkan siapa-siapa yang menjadi tersangkanya,” terang Farouk. Sekedar mengingatkan, tahun 2013 lalu Dinas Dikpora mengadakan pembelian buku refrensi sebagai penunjang kegiatan bejalar mengajar di sekolah tingkat SMA/SMK sederajat di BS. Anggaran untuk bansos buku ini sebesar Rp 1,9 M. Dengan pihak ketiga dimenangkan oleh CV Rewanesta. Karena putus kontrak, Dinas Dikpora BS hanya membayar dengan volume kegiatan senilai 75 persen atau uang sebesar Rp 1,5 M. (369)
Usut Bansos, Penyidik Polres ke BPKP
Sabtu 06-09-2014,17:20 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 03-11-2026,12:22 WIB
Tak Perlu Surat Pengantar, Ini Cara Pindah Faskes BPJS Antar-Kota via Mobile JKN
Selasa 03-11-2026,16:25 WIB
Ahli UI Soroti Pemisahan Perkara Korupsi PLTA Musi, Ingatkan Risiko Dua Kali Penghukuman
Selasa 03-11-2026,13:28 WIB
Megawati Hangestri Debut di Hyundai Hillstate, IBK Altos Jadi Ujian Pertama
Selasa 03-11-2026,16:22 WIB
Rotasi Pejabat Eselon II Pemkot Bengkulu Ditargetkan Tahun Ini
Selasa 03-11-2026,12:09 WIB
Musim Hujan Bikin Biji Kopi Berjamur? Ini Cara Menjemur dan Menyimpan yang Tepat
Terkini
Rabu 04-11-2026,10:38 WIB
Gagal Pulangkan 95 Jemaah dari Tanah Suci, Izin PT Assyifa Berkah Mandiri Diblokir
Rabu 04-11-2026,10:15 WIB
Yusril Ungkap Dugaan Penyadapan, Presiden Prabowo dan Sejumlah Menteri Jadi Target
Rabu 04-11-2026,10:12 WIB
Kasus Penyadapan Ilegal, Jenderal LSP Terancam Penjara hingga 10 Tahun
Rabu 04-11-2026,10:09 WIB
Menko Yusril Tegaskan Penetapan Tersangka Jenderal LSP Bukan Kasus Makar
Selasa 03-11-2026,22:35 WIB