TUBEI,BE - Kabupaten Lebong memiliki sumber daya alam yang melimpah baik untuk pertambangan batu bara, emas mapun sumber energi listrik dari aliran sungai maupun panas bumi. Kekayaan alam ini, ternyata diminati oleh para investor. Saat ini saja untuk pertambangan sudah ada 22 investor yang melakukan aktifitasnya. Dewan pun mendukung masuknya inveastasi ke Lebong. Namun, dewan lebih mendukung investasi dibidang energi listrik dibandingkan pertambangan. \"Masuknya investor ke Lebong ini disatu sisi kita nilai baik, namun disisi lain kondisi ini juga sangat mengkhawatirkan terutama di bidang pertambangan. Sebagai contoh, dari 2 pertambangan yang ada di Kabupaten Lebong ternyata dari sejak awal sampai sekarang ini selalu memunculkan polemik, misalnya adanya lahan warga yang masuk ke lahan tambang, dan hilangnya mata pencarian warga. Belum lagi dampak lingkungan lainya seperti pencemaran lingkungan dan kerusakan insfrastruktur jalan,\" ungkap Gustiadi. Perusahaan yang sudah beroperasi di Lebong diantaranya, pertambangan Emas oleh PT Tansri Madjit Energi (TME) dan pertambangan batu bara oleh PT Jambi Resources. Dibidang Energi, saat ini sudah ada aktifitas yang dilakukan oleh investor yakni PLTMH yang di lakukan oleh PT Mega Power Mandiri, PLTA Tes dan PT Bangun Tirta Letari. Terkait bermunculannya investor di Kabupaten Lebong, anggota DPRD Lebong M Gustiadi, lebih mendukung agar Pemda mendorong investor di bidang energi daripada investor di bidang pertambangan. Menurut Gustiadi dirinya lebih mendukung investor yang ingin ber investasi dibidang energi, karena nilai kerusakan lingkungan yang terjadi akan lebih kecil daripada pertambangan. \"Kita ambil contoh PLMTH yang memanfaatkan sumber air sungai, investor pasti lebih bertanggunjawab dengan lingkungan hutan. Karena mereka bisa dipastikan akan tergantung dengan hutan sebagai sumber hulu sungai. Jika terjadi kerusakan hutan mereka pasti ikut melakukan kegiatan reboisiasi. Ini lebih menguntungkan bagi wilayah Lebong dan Masyarakat. Sedangkan Pendapatan Asli Daerah juga pasti akan terjadi peningkatan baik dari bagi hasil maupun pajak-pajak lainnya. Serta konflik kepentingan dengan masyarakat juga tidak terlalu tinggi,\" Pungkasnya.(777)
Dewan Dukung Investasi
Sabtu 19-07-2014,15:00 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 30-06-2026,13:58 WIB
Sidang Latifa Memanas, Kuasa Hukum Tolak Hasil Audit dan Pertanyakan Status Auditor Eksternal
Selasa 30-06-2026,09:08 WIB
Jangan Tebang Pohon! Perdagangan Karbon Adalah Masa Depan Ekonomi Hijau Surabaya dan Jawa Timur
Selasa 30-06-2026,15:20 WIB
Polres Mukomuko Intensifkan Patroli Dialogis, Cegah Kriminalitas hingga Premanisme
Selasa 30-06-2026,13:56 WIB
Kasus Investasi Bodong Yeyen Berpotensi Berkembang, Korban Minta Dugaan TPPU Diusut
Selasa 30-06-2026,14:02 WIB
Audit Eksternal Perkuat Dugaan Penggelapan CV Mandiri Sejahtera, Nilai Kerugian Lebihi Hasil Audit Internal
Terkini
Selasa 30-06-2026,15:21 WIB
Desa di Bengkulu Segera Nikmati Penguatan Listrik, Pemprov, ESDM dan PLN Berpacu Tuntaskan Kendala Lisdes 2026
Selasa 30-06-2026,15:20 WIB
Polres Mukomuko Intensifkan Patroli Dialogis, Cegah Kriminalitas hingga Premanisme
Selasa 30-06-2026,14:31 WIB
Tingkatkan Kualitas Data Pembangunan, 10 OPD Pemkot Bengkulu Ikuti Pembinaan Statistik Sektoral
Selasa 30-06-2026,14:21 WIB
Dinkes Mukomuko Desak Evaluasi Total Sistem Rujukan Pasien BPJS Kesehatan
Selasa 30-06-2026,14:19 WIB