ARGA MAKMUR, BE - Cuaca buruk akhir-akhir ini menyebabkan harga ikan laut di Pasar Tradisional Purwodadi Arga Makmur melambung tinggi. Ikan jenis rubasan, tongkol, sarden dan sejenisnya lainnya sebelum ini hanya RP 20 ribu per kilogram (kg), kini tembus Rp 75 ribu per kg. Pedagang ikan terpaksa menaikkan harga mencapai tiga kali lipat itu karena tingginya harga ikan di tingkat nelayan. Hal itu diakibatkan cuaca buruk yang terjadi akhir-akhir ini. Salah seorang pedagang, Luki (30) warga Kota Arga Makmur menuturkan, kenaikan harga itu berdampak pada permintaan yang menurun. Apalagi untuk pengeluaran modal penjualan ikan juga mahal sehingga mau tidak mau harga ikan naik, dan untuk pengambilan ikan segar pun diambil dari Kota Bengkulu karena hasil tangkapan nelayan di Pusat Pelelangan Ikan (PPI) Air Napal para nelayannya tidak melaut akibat cuaca yang tidakstabi,selain itu jumlah ikan yang ada saat ini minim. \"Ikan langka akibat cuaca tak kondusif, terkadang panas dan badai, jadi ikan ini kami ambil dari kota Bengkulu dan harganya naik tiga kali lipat dari biasanya, permintaan akan ikan pun juga dirasa kurang karena mahal,\" jelas Luki. Memburuknya cuaca saat ini, dikatakan Camat Air Nalayan Yoyo Suparyo SIP, memaksa sebagian nelayan masih nekat melaut meski dengan resiko berhadapan dengan gelombang besar. Selain itu, jumlah ikan yang minim. Nelayan nekat melaut para nelayan harus menggunakan perahu dengan ukuran besar yang memiliki fasilitas pemecah ombak. Akibat tidak melaut sebagian besar nelayan berimbas pada sepinya aktivitas di tempat PPI Air Napal. \"Sebagian ada juga beberapa orang nelayan yang melaut, tapi memang banyak yang tidak melaut, aktifitas di PPI itu saat ini sepi,\" katanya. (117)
Harga Ikan Melambung
Rabu 02-07-2014,14:45 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 30-06-2026,13:58 WIB
Sidang Latifa Memanas, Kuasa Hukum Tolak Hasil Audit dan Pertanyakan Status Auditor Eksternal
Selasa 30-06-2026,09:08 WIB
Jangan Tebang Pohon! Perdagangan Karbon Adalah Masa Depan Ekonomi Hijau Surabaya dan Jawa Timur
Selasa 30-06-2026,13:56 WIB
Kasus Investasi Bodong Yeyen Berpotensi Berkembang, Korban Minta Dugaan TPPU Diusut
Selasa 30-06-2026,15:20 WIB
Polres Mukomuko Intensifkan Patroli Dialogis, Cegah Kriminalitas hingga Premanisme
Selasa 30-06-2026,14:02 WIB
Audit Eksternal Perkuat Dugaan Penggelapan CV Mandiri Sejahtera, Nilai Kerugian Lebihi Hasil Audit Internal
Terkini
Selasa 30-06-2026,15:21 WIB
Desa di Bengkulu Segera Nikmati Penguatan Listrik, Pemprov, ESDM dan PLN Berpacu Tuntaskan Kendala Lisdes 2026
Selasa 30-06-2026,15:20 WIB
Polres Mukomuko Intensifkan Patroli Dialogis, Cegah Kriminalitas hingga Premanisme
Selasa 30-06-2026,14:31 WIB
Tingkatkan Kualitas Data Pembangunan, 10 OPD Pemkot Bengkulu Ikuti Pembinaan Statistik Sektoral
Selasa 30-06-2026,14:21 WIB
Dinkes Mukomuko Desak Evaluasi Total Sistem Rujukan Pasien BPJS Kesehatan
Selasa 30-06-2026,14:19 WIB