BENGKULU, BE - Dua terdakwa penipu CPNS, Ida Junaida (58) dan Ansari (61) akan kembali menjalani persidangan lanjutan, Senin hari ini. Diagendakan Jaksa Penuntut Umum (JPU), Rini Yuliani SH akan membacakan surat penuntutan atas tindak pidana yang telah dilakukan oleh pasangan suami istri (Pasutri) ini. \"Perbuatan para terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 372 KUHP Jo pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP Jo Pasal 65 ayat 1 KUHP. Jadi penuntutannya sesuai pasal tersebut,\" ujar Rini. Pada persidangan sebelumnya, JPU menyatakan kedua terdakwa telah melakukan penggelapan sebagaimana diatur dalam pasal 372 KUHP. Modusnya terdakwa menjanjikan kepada korbannya dapat membantu kelulusan CPNS dengan imbalan korban menyediakan sejumlah uang pelicin. Salah seorang korban, Thamrin Muhtadin membenarkan saat menjadi saksi di muka persidangan. Diakuinya, dia telah menjadi korban penipuan yang dilakukan kudea pensiunan PNS tersebut pada tahun 2012 lalu. \"Saya tertipu sebesar Rp 175 juta untuk meluluskan anak saya di Kemenkumham,\" jelas Thamrin. Karena itu, dia menuntut supaya kedua terdakwa mengembalikan uang yang telah ia setorkan tersebut. Meskipun, lanjutnya, pasca melaporkan kejadian tersebut ke kepolisian, terdakwa telah mengembalikan sebagian uang. \"Terdakwa sempat mengirimkan Rp 145 juta usai saya melapor ke polisi. Tapi uang tersebut sekarang masih disita untuk barang bukti,\" jelasnya. Tak hanya Thamrin yang menjadi korban, adik iparnya Adamas juga menjadi korban penipuan yang dilakukan oleh pasutri ini. Dalam dakwaan JPU, Adamas mengalami kerugian sebesar Rp 100 juta untuk meluluskan anaknya menjadi PNS. (609)
Pasutri Penipu CPNS Dituntut
Senin 16-06-2014,09:45 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 06-08-2026,16:56 WIB
Tiga Guru SD IT Rabbani Mengaku Diberhentikan, Pihak Sekolah Sebut Berdasarkan Evaluasi Kinerja
Kamis 06-08-2026,11:20 WIB
NADI JKN, Solusi Menjaga Keaktifan Peserta JKN
Kamis 06-08-2026,13:54 WIB
Putusan PHI Sudah Inkrah, PT RAA Belum Bayar Hak Mantan Karyawan
Kamis 06-08-2026,13:56 WIB
Wali Kota Bengkulu Tinjau Cek Kesehatan Gratis, Lebih dari 2.000 Siswa dan Wali Murid Ikut Pemeriksaan
Kamis 06-08-2026,16:50 WIB
Kajati Bengkulu Saiful Bahri Siregar Dimutasi, Anton Delianto Gantikan Posisinya
Terkini
Kamis 06-08-2026,21:12 WIB
Astra Motor Buka Lowongan Unit Warehouse Administrator, Simak Syaratnya
Kamis 06-08-2026,21:05 WIB
Jangan Asal Miring, Ini Tips Menikung yang Aman Saat Berkendara
Kamis 06-08-2026,16:56 WIB
Tiga Guru SD IT Rabbani Mengaku Diberhentikan, Pihak Sekolah Sebut Berdasarkan Evaluasi Kinerja
Kamis 06-08-2026,16:50 WIB
Kajati Bengkulu Saiful Bahri Siregar Dimutasi, Anton Delianto Gantikan Posisinya
Kamis 06-08-2026,16:40 WIB