CURUP, BE - Jelang H -1 pemilihan umum legislatif (Pillag), Selasa (8/4). Ribuan warga terdiri dari kelompok tani, pelaksana program PNPM, kelompok peternakan, penyuluh pertanian dan perkebunan dikumpulkan di rumah dinas Bupati Rejang Lebong H. Suherman, SE., MM. Pengumpulan warga tersebut, dilakukan untuk mengajak warga mensukseskan pemilihan umum yang berlangsung hari ini, Rabu 9 April 2014. Ditemui wartawan bupati mengungkapkan, pengumpulan warga tersebut dilakukan agar kelompok masyarakat yang mengelola dana negara melalui bantuan kelompok tani, PNPM, kelompok peternakan bisa mengelola administrasi keuangan dengan baik untuk menghindari kesalahan yang berdampak hukum. Selain itu, bupati mengaku ingin mengajak warga yang tergabung dalam kelompok tani, pelaksana PNPM, kelompok peternak bisa menjadi pelopor untuk mensukseskan Pemilu. \"Jangan ada yang Golput, gunakan hak pilih sesuai pilihan sendiri, jangan ada intervensi untuk memilih, jangan mau terima uang money politik, carilah figur yang ingin membangun daerah. Caleg yang lama nilai sendiri, Caleg yang baru lihat juga bagaimana pergaulannya dengan masyarakat,\" ungkap bupati. Bupati juga meminta warga tidak menjadikan harga diri sama dengan ayam pramuka (ayam potong) yang harganya Rp 50 ribu. \"Kalau bapak dan ibu terima uang, artinya sama dengan harga ayam pramuka. Harganya 1 ekor Rp 50 ribu, habis cuma 1 hari saja jika dimakan 1 keluarga. Ini orang yang mencalon akan memimpin 5 tahun, sesuai tidak harganya. Ibarat orang dagang, money politik itu modal mendapatkan kursi, dimanapun tidak ada yang ingin rugi, mereka pasti ingin mengembalikan modal mereka jika terpilih sebagai wakil rakyat, belum akan sempat mau mikirkan masyarakat,\" tegas bupati. (999)
H-1 Pileg, Bupati Kumpulkan Petani
Rabu 09-04-2014,16:37 WIB
Reporter : Rajman Azhar
Editor : Rajman Azhar
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 26-10-2026,11:54 WIB
Dino Patti Djalal Buka Suara, Tegaskan 28 Tahun Mengabdi untuk Indonesia dan Bantah Tak Nasionalis
Senin 26-10-2026,14:34 WIB
SP3 Kasus Sawit 1,5 Ton Digugat, Kuasa Hukum Soroti Kejanggalan SKT 1987
Senin 26-10-2026,16:28 WIB
Sekolah di Kota Bengkulu Bakal Dapat Tambahan Panel Interaktif Digital
Senin 26-10-2026,09:47 WIB
Laporan Rahasia CIA Terungkap, Israel Dibayangi Ancaman Perang Saudara! Ini Pemicunya
Senin 26-10-2026,09:37 WIB
Karhutla Didorong Jadi Bencana Nasional, Nuroji Soroti Konsekuensi yang Harus Dipertimbangkan
Terkini
Senin 26-10-2026,16:29 WIB
Pemkot Bengkulu Berpeluang Perpanjang Kontrak PPPK Paruh Waktu
Senin 26-10-2026,16:28 WIB
Sekolah di Kota Bengkulu Bakal Dapat Tambahan Panel Interaktif Digital
Senin 26-10-2026,14:44 WIB
Peran Pesantren Dinilai Besar, Bapperida Mukomuko Dorong Kebijakan Lebih Berpihak
Senin 26-10-2026,14:34 WIB
SP3 Kasus Sawit 1,5 Ton Digugat, Kuasa Hukum Soroti Kejanggalan SKT 1987
Senin 26-10-2026,14:31 WIB