Banner HONDA

Sekolah di Kota Bengkulu Bakal Dapat Tambahan Panel Interaktif Digital

Sekolah di Kota Bengkulu Bakal Dapat Tambahan Panel Interaktif Digital

Dikbud Kota Bengkulu menyebut hampir seluruh satuan pendidikan sasaran telah menerima panel interaktif digital. Bantuan tahap kedua direncanakan akhir 2026.--

BENGKULUEKSPRESS.COM – Digitalisasi pembelajaran di Kota Bengkulu terus diperkuat melalui bantuan panel interaktif digital dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). Hingga saat ini, hampir seluruh satuan pendidikan di Kota Bengkulu disebut telah menerima bantuan perangkat pembelajaran tersebut.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Bengkulu, Ilham Putra, mengatakan bantuan panel interaktif digital telah menjangkau berbagai jenjang pendidikan, mulai dari pendidikan anak usia dini (PAUD), sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP), hingga Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM).

Menurut Ilham, program tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong pemanfaatan teknologi dalam proses belajar-mengajar agar pembelajaran lebih interaktif dan sesuai dengan perkembangan zaman.

“Sekarang ini hampir 100 persen satuan pendidikan di Kota Bengkulu sudah menerima bantuan panel interaktif digital. Bantuan ini mencakup PAUD, SD, SMP, termasuk PKBM,” ujar Ilham.

Ia menjelaskan, perangkat tersebut mulai memberikan manfaat dalam kegiatan pembelajaran di sekolah. Guru dapat memanfaatkan teknologi digital untuk menyampaikan materi secara lebih menarik, termasuk mendukung pengenalan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) dalam dunia pendidikan.

BACA JUGA:Peran Pesantren Dinilai Besar, Bapperida Mukomuko Dorong Kebijakan Lebih Berpihak

BACA JUGA:SP3 Kasus Sawit 1,5 Ton Digugat, Kuasa Hukum Soroti Kejanggalan SKT 1987

Agar penggunaannya optimal, para guru juga telah mendapatkan bimbingan teknis dan pelatihan. Dengan demikian, perangkat yang diterima tidak hanya menjadi fasilitas tambahan di ruang kelas, tetapi dapat dimanfaatkan secara langsung untuk menunjang kegiatan belajar siswa.

“Panel interaktif digital ini sangat berperan dalam proses belajar-mengajar dan digitalisasi pendidikan. Anak-anak juga menikmati program ini karena pembelajaran menjadi lebih menarik. Guru-guru sudah diberikan bimbingan teknis dan dilatih untuk menggunakannya,” jelasnya.

Ilham menambahkan, program bantuan tersebut direncanakan berlanjut pada tahap kedua menjelang akhir 2026. Rencana ini diharapkan dapat memperluas pemanfaatan teknologi sekaligus menambah jumlah perangkat yang tersedia di setiap satuan pendidikan.

Sesuai dengan informasi yang diterima, setiap sekolah nantinya berpeluang mendapatkan dua hingga empat unit panel interaktif digital. Namun, jumlah perangkat yang diberikan akan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing sekolah, terutama berdasarkan jumlah rombongan belajar dan peserta didik.

“Insya Allah, pada akhir 2026 akan ada tahap kedua. Sesuai dengan yang disampaikan Pak Menteri, nantinya satuan pendidikan bisa menerima dua sampai empat unit, dengan mempertimbangkan jumlah rombongan belajar dan siswa di sekolah tersebut,” ungkapnya.

Di Kota Bengkulu, jumlah satuan pendidikan yang menjadi sasaran program ini cukup besar. Ilham menyebutkan, terdapat sekitar 174 satuan pendidikan pada jenjang SD dan SMP, belum termasuk PAUD yang jumlahnya hampir 300 satuan pendidikan serta PKBM.

Meski data rinci penerima bantuan berada di Dinas Dikbud Kota Bengkulu, ia memastikan penyaluran sejauh ini telah menjangkau hampir seluruh satuan pendidikan yang menjadi sasaran program.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait